Wanita Emas Mewek Ngadu ke Hakim, Seperti Apa Rasanya Dipenjara Sebagai Napi Koruptor?

Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 06 Juli 2023 | 19:56 WIB
Wanita Emas Mewek Ngadu ke Hakim, Seperti Apa Rasanya Dipenjara Sebagai Napi Koruptor?
Hasnaeni alias Wanita Emas [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Wanita Emas atau yang memiliki nama lengkap Hasnaeni Moen menangis pada saat menjalani sidang korupsi. Ia meminta agar dijadikan tahanan kota lantaran tidak kuat jika harus tidur di lantai penjara.

Diketahui, Hasnaeni yang dulunya menjabat sebagai Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM) saat ini menjalani sidang setelah terjerat kasus dugaan korupsi penyimpangan data PT Waskita Beton Precast Tbk yang ditangani oleh Kejaksaan Agung.

Sebuah akun Twitter bernama @heraloebss mengunggah sebuah video persidangan Wanita Emas. Dalam video tersebut, mulanya Jaksa menjelaskan bahwa ia tidak mungkin menghukum seseorang jika tidak bersalah. Wanita Emas pun harus mempertanggungjawabkan hukumannya yang telah melakukan tindak pidana korupsi sampai Rp 2,5 triliun.

Sontak Wanita Emas menangis pada Jaksa, ia meminta agar dirinya dijadikan tahanan kota karena ia tidak kuat tidur di lantai.

Saya tidak kuat ditahan yang mulia. Selama 24 jam hanya dibuka 8 jam kunci tahanannya. Dan saya tidur di lantai setiap harinya,” ujar Wanita Emas.

Namun, pernyataan tersebut justru berhasil membuat Jaksa tertawa. Jaksa merasa bingung karena semua orang yang bersalah pasti harus menerima risiko untuk menjalani keseharian di penjara.

Sembari terisak, Hasaneni mengaku bahwa ia sudah tidak kuat lagi berada di penjara. Di hadapan hakim, Wanita Emas tersebut mencurahkan isi hatinya bahwa ia tidak betah di penjara karena setiap hari harus tidur di lantai.

Lantas, seperti apa rasanya dipenjara sebagai napi koruptor?

Melansir dari laman Indonesia Corruption Watch, seorang wartawan bernama Risang Bima Wijaya menceritakan pengalamannya selama enam bulan menghuni penjara Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Cebongan sendiri merupakan bangunan standar rumah tahanan kelas dua dengan kapasitas 164 tahanan.

Namun, seperti penjara pada umumnya, rutan tersebut dialih fungsikan menjadi lembaga pemasyarakatan (lapas) yang menampung lebih dari 400 tahanan dan juga napi.

Bima menceritakan bahwa ia hanya diberi segulung tikar plastik lusuh yang bagian ujungnya banyak yang lepas untuk dijadikan alas tidur.

Ia juga diberi gelasdan piring plastik yang masih baru. Pemandangan blok yang dikelilingi jeruji besi dan juga kawat berduri tersebut menjadi pemandangannya setiap hari. Setiap blok narapidana diketahui hanya diterangi oleh lampu lima watt.

Bahkan, dari pengalamannya, karena tahanan penuh mereka harus tidur secara bergantian.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan Wanita Emas, Si Tajir Melintir Ternyata Korup Rp 2,5 Triliun

Harta Kekayaan Wanita Emas, Si Tajir Melintir Ternyata Korup Rp 2,5 Triliun

News | Kamis, 06 Juli 2023 | 19:21 WIB

Korupsi Rp2,5 Triliun! Wanita Emas Mewek Minta Jadi Tahanan Kota karena tak Kuat Tidur Dilantai, Malah Ditertawakan Jaksa

Korupsi Rp2,5 Triliun! Wanita Emas Mewek Minta Jadi Tahanan Kota karena tak Kuat Tidur Dilantai, Malah Ditertawakan Jaksa

| Senin, 03 Juli 2023 | 17:36 WIB

Wanita Emas Nangis Sesegukan saat Ajukan  Tahanan Kota, Hasnaeni Malah Diketawai Hakim usai Ngeluh Tiap Hari Tidur di Lantai Penjara

Wanita Emas Nangis Sesegukan saat Ajukan Tahanan Kota, Hasnaeni Malah Diketawai Hakim usai Ngeluh Tiap Hari Tidur di Lantai Penjara

| Minggu, 02 Juli 2023 | 15:05 WIB

Dijemput Keluarganya, Pembuang Kotoran di Sidoarjo Bebas

Dijemput Keluarganya, Pembuang Kotoran di Sidoarjo Bebas

Jatim | Jum'at, 30 Juni 2023 | 14:50 WIB

KPU Gunungkidul Mencatat Empat Eks Narapidana Daftar Bakal Caleg

KPU Gunungkidul Mencatat Empat Eks Narapidana Daftar Bakal Caleg

Jogja | Selasa, 27 Juni 2023 | 15:36 WIB

CEK FAKTA: Rocky Gerung Buat Pertemuan Rahasia, Untuk Dapatkan Tanah Murah Secara Ilegal?

CEK FAKTA: Rocky Gerung Buat Pertemuan Rahasia, Untuk Dapatkan Tanah Murah Secara Ilegal?

| Senin, 26 Juni 2023 | 11:49 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB