Mengenal Apa Itu Tradisi Brandu, Diduga Jadi Sarana Penyebaran Antraks di Gunungkidul

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 07 Juli 2023 | 11:34 WIB
Mengenal Apa Itu Tradisi Brandu, Diduga Jadi Sarana Penyebaran Antraks di Gunungkidul
Ilustrasi Sapi - Apa itu Tradisi Brandu (Freepik)

Suara.com - Jumlah warga Dusun Jati, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta yang terjangkit penyakit Antraks hampir mencapai 100 orang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menyebut, sedikitnya 85 warga dinyatakan positif antraks, namun mayoritas dilaporkan tidak bergejala. Dilaporkan juga, ada satu orang yang meninggal dunia akibat penyakit itu.

Sementara data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus antraks di daerah tersebut mencapai 93 warga terpapar dan tiga orang meninggal dunia.

Adapun munculnya kasus Antraks di Gunungkidul diduga disebabkan tradisi Brandu yang dilakukan oleh warga setempat.

Tradisi Brandu kerap dilakukan warga ketika ada hewan ternak, seperti sapi, kambing atau kerbang yang sakit dan dikhawatirkan akan mati.

Jika ditemukan hewan ternak dengan kondisi demikian, warga akan menyembelihnya lalu dagingnya dibagikan ke warga lainnya.

Misalnya, ada satu sapi yang sakit atau terluka dan diperkirakan tidak akan sembuh, maka pemiliknya akan menawarkan pada warga sekitar agar hewan tersebut untuk di-Brandu. Jumlah hewan ternak yang di-Brandu sesuai dengan jumlah pemilik hewan yang sakit itu.

Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Gunungkidul, sebab harga daging hewan ternak yang di-Brandu akan lebih murah dibanding harga di pasaran.

Kini, tradisi Brandu di Gunungkidul diduga menjadi sarana utama penyebaran antraks dari hewan ternak ke manusia.

baca juga

Sebab, di Dusun Jati, Gunungkidul, terdapat seekor berupa sapi yang mati karena sakit. Warga membeli sapi tersebut, lalu menyembelihnya dan memakan dagingnya.

Warga tidak menyadari kalau sapi tersebut telah terjangkit antraks dan orang yang memakannya ikut tertular, serbab saat disembelih, darah sapi yang mengalir berubah menjadi spora yang dapat menjangkiti manusia.

Pemerintah kabupaten Gunungkidul juga telah menyebut kalau tradisi masyarakat mengonsumsi daring sapi mati di Dusun jati merupakan tradisi Brandu.

"Brandu itu tradisi di Gunungkidul, dan brandu itu macam-macam. Maksudnya brandu itu tergantung sebabnya dan kadang-kadang (ternak) keracunan baru sakaratul maut dipotong," kata Kabid Kesehatan Hewan DPKH Gunungkidul Retno Widyastuti kepada wartawan.

Ia mengatakan, tradisi Brandu sebenarnya tradisi yang bertujuan baik karena semata-mata untuk membantu sesama.

Namun, jika pada akhirnya hewan kurban yang dibrandu lalu menjangkiti masyarakat dengan penyakit antraks, maka itu akan menjadi sesuatu yang merugikan.

Retno mengaku telah mengingatkan masyaralat, jika ingin melakukan tradisi Brandi, maka lakukanlah dengan hewan ternak yang tidak terlalu berisiko agar tidak merugikan masyarakat.

“Karena gini, kalau brandu itu (ternak mati mendadak) tidak akan membuat antraks berhenti muncul di sini (Gunungkidul)," katanya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Hewan Ternak Mati, Pemda DIY Pastikan Daging Aman dari Antraks

Belasan Hewan Ternak Mati, Pemda DIY Pastikan Daging Aman dari Antraks

Jogja | Jum'at, 07 Juli 2023 | 11:30 WIB

Geger! Penyakit Antraks Tulari Manusia, Apa Fungsi Pengawasan Kementan?

Geger! Penyakit Antraks Tulari Manusia, Apa Fungsi Pengawasan Kementan?

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2023 | 10:39 WIB

Antraks Jangkiti 87 Warga Gunungkidul dan Satu Orang Meninggal, Pemda DIY Minta Status KLB Diberlakukan

Antraks Jangkiti 87 Warga Gunungkidul dan Satu Orang Meninggal, Pemda DIY Minta Status KLB Diberlakukan

Jogja | Kamis, 06 Juli 2023 | 18:51 WIB

Antraks Merebak di Gunungkidul, Kementan Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Antraks Merebak di Gunungkidul, Kementan Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2023 | 17:01 WIB

Kronologi Munculnya Antraks di Gunungkidul: Bermula Makan Daging Sapi yang Sudah Dikubur

Kronologi Munculnya Antraks di Gunungkidul: Bermula Makan Daging Sapi yang Sudah Dikubur

News | Kamis, 06 Juli 2023 | 14:53 WIB

Terkini

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

×