Dokter Sebut David Ozora Alami Cedera Otak Parah Bak Kecelakaan Mobil Usai Dianiaya Mario Dandy

Kamis, 20 Juli 2023 | 13:58 WIB
Dokter Sebut David Ozora Alami Cedera Otak Parah Bak Kecelakaan Mobil Usai Dianiaya Mario Dandy
David Latumahina bersama kedua orangtuanya. [Twitter @seeksixsuck]

Suara.com - Dokter Rumah Sakit (RS) Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), dr. Yeremia Tatang menyebut David Ozora mengalami cedera otak parah pasca dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy.

Hal itu diterangkan Tatang ketika diperiksa sebagai saksi di sidang kasus penganiayaan berat berencana David dengan terdakwa Mario dan Shane Lukas.

Awalnya Tatang menjelaskan mengenai penyebab cedera berat bagian kepala yang ditanyakan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

"Cedera kepala berat itu, apa penyebabnya?" tanya jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/7/2023).

"Penyebabnya itu segala jenis hantaman trauma, mau pukulan, mau kecelakaan, yang menyebabkan pasien itu kesadarannya turun drastis," tutur Tatang.

Jaksa kemudian bertanya di hari ke berapa David mulai sadar pasca dirawat di RS Mayapada. Tatang menyebut David baru merespons dengan cara membuka usai menjalani perawatan lebih dari sepekan.

"Di hari ke berapa pada saat di rumah sakit itu pasien bisa sadarkan diri?" tanya jaksa lagi.

"Jadi pertama sekali itu buka mata hari ke delapan ke sembilan. Itu buka mata sekitar dua tiga detik, tutup lagi," ungkap Tatang.

"Hanya itu saja atau ada gerakan lain?" kata jaksa.

Baca Juga: Dokter RS Mayapada Kuningan Bersaksi di Sidang Mario Dandy dan Shane Lukas Hari Ini

"Gerakan itu muncul, gerakan motorik kasar itu setelah minggu kedua," jelas Tatang.

dr. Yeremia Tatang dari Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, menyebut otak David Ozora tidak bisa pulih 100 persen. Hal itu disampaikan saat jadi saksi di sidang dengan terdakwa Mario Dandy, Kamis (20/7/2023). (Suara.com/Rakha)
dr. Yeremia Tatang dari Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, menyebut otak David Ozora tidak bisa pulih 100 persen. Hal itu disampaikan saat jadi saksi di sidang dengan terdakwa Mario Dandy, Kamis (20/7/2023). (Suara.com/Rakha)

Tatang kemudian mengaku baru pertama kali menangani pasien yang menjadi korban penganiayaan hingga mengalami diffuse axonal injurry atau cidera otak berat.

"Sepanjang ahli menjadi dokter, pasien seperti ini, selain pasien seperti ini sudah pernah ditangani?" tanya jaksa kemudian.

"Yang kasus pemukulan seperti ini baru pertama kali. Kalau kecelakaan mobil sangat banyak sekali," ucap Tatang.

Setelahnya, Tatang menyebut cedera otak berat yang dialami David sama dengan cedera yang dialami oleh korban kecelakaan mobil.

"Itu (kecelakaan) apakah sama mengalami diffuse axonal injury juga?" cecar jaksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI