Sementara itu, jika Anda mengerjakan qadha puasa Ramadhan di hari lain, berikut ini bacaannya:
1. Qadha Puasa Hari Senin
Nawaitu shauma shahri Ramadhan al-maadi, alladhi 'alayya fardhun, shauma shahri Ramadan al-mutabaqqi minhu, fi hadza al-yaqmi al-mubarak al-musadiq al-ithnayn, lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa puasa qadha Ramadhan tahun lalu, yang belum saya ganti, pada hari ini yang bertepatan dengan hari Senin yang mulia, karena Allah Ta'ala."
2. Qadha Puasa Hari Selasa
Nawaitu shauma shahri Ramadhan al-maadi, alladhi 'alayya fardhun, shauma shahri Ramadan al-mutabaqqi minhu, fi hadza al-yawmi al-mubarak al-musadiq al-thulatha, lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa puasa qadha Ramadhan tahun lalu, yang belum saya ganti, pada hari ini yang bertepatan dengan hari Selasa yang mulia, karena Allah Ta'ala."
3. Qadha Puasa Hari Rabu
Nawaitu shauma shahri Ramadan al-maadi, alladhi 'alayya fardhun, shauma shahri Ramadan al-mutabaqqi minhu, fi hadza al-yaqmi al-mubarak al-musadiq al-arba'a, lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa puasa qadha Ramadan tahun lalu, yang belum saya ganti, pada hari ini bertepatan dengan hari Rabu yang mulia, karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Melakukan Puasa Qadha Ramadhan Digabung dengan Puasa Senin-Kamis
Selain bacaan niat puasa qadha Ramadhan ketika digabung puasa Senin-Kamis, ada pula tata cara yang dianjurkan untuk melakukan puasa qadha Ramadhan. Sebenarnya, tata caranya puasa qadha Ramadhan digabung dengan Senin Kamus, sama saja dengan puasa umumnya. Berikut tata caranya:
1. Disunnahkan untuk santap sahur
2. Membaca Dua Niat Puasa, pertama niat puasa qadha Ramadhan dan yang kedua membaca niat puasa senin atau kamis
3. Berpuasa dengan menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, bermaksiat dan lainnya dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari