Butuh Waktu Sebulan, Bagaimana Proses Pengembalian Bayi Tertukar ke Orang Tua Kandung?

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 16:58 WIB
Butuh Waktu Sebulan, Bagaimana Proses Pengembalian Bayi Tertukar ke Orang Tua Kandung?
Ilustrasi bayi. (Unsplash)

Dua bayi tertukar di Bogor belakangan ini menjadi sorotan di kalangan masyarakat. Kini, dua bayi tertukar tersebut akan dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.

Sebelumnya, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Jumat (25/8/2023) mengungkap bahwa menunjukkan 99,9 persen tidak identik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kedua bayi tersebut sangat besar kemungkinan tertukar.

Suara.com - Hasil tersebut diperoleh dari tes DNA yang dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Babakan Madang, Sentul, Senin (21/8/2023).

Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Nahar menyebut ada beberapa tahapan yang harus dijalani oleh dua pihak keluarga selama transisi peralihan bayi tersebut. 

Lantas, seperti apakah prosedur pengembalian bayi yang tertukar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Keluarga Jalani Asesmen

Nahar menjelaskan ada beberapa tahapan yang akan dilakukan untuk penyesuaian pengembalian kedua bayi tersebut.

Menurutnya, masa transisi ini paling tidak membutuhkan waktu selama satu bulan. Tahapan pertama, masing-masing anak dan keluarga nantinya akan menjalani asesmen.

Tahap Adaptasi Lingkungan Ortu Kandung

Kemudian, tahap selanjutnya anak yang tertukar tersebut akan dikenalkan dengan lingkungan orang tua kandungnya. Hal tersebut dilakukan agar anak mampu mengenali dan menyesuaikan dengan lingkungan keluarga orang tua biologis.

Nantinya, dengan tahap penyesuaian, anak tersebut bisa tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga yang memang seharusnya mereka tempati.

Asesmen Ulang, Penyerahan ke Ortu Biologis

Setelah proses pengenalan lingkungan selesai dilaksanakan, kemudian tahap selanjutnya akan dilaksanakan asesmen ulang. Pada minggu terakhir, kedua bayi tersebut akan diserahkan kepada orang tua biologisnya.

Ia menyebut tahapan ini biasanya dilakukan pada minggu ke 4 lebih dua hari. Ia menambahkan, setelah proses tersebut dilaksanakan, diharapkan kedua bayi tersebut mengetahui orang tua kandungnya masing-masing.

Proses Masa Transisi Satu Bulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Terharu Usai Ungkap Hasil DNA Bayi Tertukar

Profil Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Terharu Usai Ungkap Hasil DNA Bayi Tertukar

News | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 16:41 WIB

Sosok Pemilik RS Sentosa Bogor Tempat 2 Bayi Tertukar, Ternyata Kader Partai NasDem

Sosok Pemilik RS Sentosa Bogor Tempat 2 Bayi Tertukar, Ternyata Kader Partai NasDem

News | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 15:45 WIB

Akhir Drama Bayi Tertukar di Bogor: Hasil Tes DNA Diungkap, Dua Ibu Berpelukan

Akhir Drama Bayi Tertukar di Bogor: Hasil Tes DNA Diungkap, Dua Ibu Berpelukan

News | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 15:36 WIB

Bogor Fest 2023 Jadi Panggung Kampanye Fadli Zon, Padahal Pakai Uang APBD, Benarkah?

Bogor Fest 2023 Jadi Panggung Kampanye Fadli Zon, Padahal Pakai Uang APBD, Benarkah?

Bogor | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 01:05 WIB

Katanya Gratis, Kok Kalau Mau Dagang di Bogor Fest 2023 Harus Bayar

Katanya Gratis, Kok Kalau Mau Dagang di Bogor Fest 2023 Harus Bayar

Bogor | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 22:41 WIB

Terkini

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB