Rizky Alam Tewas Bersimbah Darah di Koja Gegara Tegur Pelaku Saat Geber-geber Motor

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Kamis, 07 September 2023 | 02:35 WIB
Rizky Alam Tewas Bersimbah Darah di Koja Gegara Tegur Pelaku Saat Geber-geber Motor
Ilustrasi penikaman atau penusukan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pemuda bernama Rizky Alam tewas bersimbah darah usai ditusuk menggunakan badik di Jalan Langsat RT 01/16 Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu (6/9/2023).

Pemuda 27 tahun itu ditikam oleh tiga pelaku, yakni Septian Adil Wicaksono (25), Ilham Ciputrw (20), dan Tedi Setiawan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iveson Manosoh menuturkan peristiwa ini terjadi saat Rizky dan rekannya Oktavianus Steven Tauran (20) mengendarai motor menuju rumahnya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Namun sesampai di lokasi, kedua pria tersebut berhenti di sebuah warung untuk membeli rokok. Tiba-tiba datanglah ketiga pelaku mengendari motor. Tepat di depan korban pelaku kemudian menggeber-geber motornya.

“Kemudian korban Oktavianus menegur ketiga pelaku karena menggeber-geber gas sepeda motor,” kata Iverson saat dikonfirmasi.

Tak terima atas teguran tersebut para pelaku kemudian mengeroyok Oktavianus. Melihat rekannya dikeroyok, Rizky kemudian mencoba melerainya.

“Rizky berusaha melerai malah ikut dikeroyok,” jelas Iverson.

Para pelaku kemudian menusuk paha kanan Rizky menggunakan badik. Sementara para pelaku terus mengeroyok Oktavianus sampai akhirnya ia pingsan lantaran kepalanya dipukul menggunakan batu dan botol beling.

Oktavianus pun tak luput dari penikaman pelaku. Pangkal paha kiri Oktavianus ditikam oleh salah seorang pelaku. Kekinian ia dirawat di RS Koja, Jakarta Utara.

baca juga

Pelaku Ditangkap

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisianlangsung bergerak mencari pelaku. Dua dari tiga pelaku telah ditangkap polisi, yakni Ilham Ciputra (25) dan Septian Adil Wicaksono (21).

“Sementara Teddi Wicaksono masih buron,” kata Iverson.

Dia menambahkan, tiga pelaku merupakan residivis kasus pembunuhan. Septian baru saja menghirup udara bebas dalam 4 bulan terakhir setelahh menjalani hukuman penjara selama 8 tahun.

Dalam kasus kali ini Septian berperan sebagai orang yang menusuk Rizky dan Oktavianus.

“Pelaku Septian berperan menusuk korban dengan badik,” ungkapIverson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Ungkap Kondisi Terkini Korban Praka Riswandi Cs yang Dibuang di Jalan Tol

TNI Ungkap Kondisi Terkini Korban Praka Riswandi Cs yang Dibuang di Jalan Tol

News | Rabu, 06 September 2023 | 18:09 WIB

Keributan Maut di Koja, Warga Terbangun hingga Lihat Korban Rizky Alam Tewas di Pojokan Ruko

Keributan Maut di Koja, Warga Terbangun hingga Lihat Korban Rizky Alam Tewas di Pojokan Ruko

News | Rabu, 06 September 2023 | 17:48 WIB

Tergeletak di Dekat Showroom Motor Bekas, Bau Anyir Darah Korban Pembunuhan di Koja Masih Tercium

Tergeletak di Dekat Showroom Motor Bekas, Bau Anyir Darah Korban Pembunuhan di Koja Masih Tercium

News | Rabu, 06 September 2023 | 16:50 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×