Suara.com - PDIP bersama Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menggelar senam cinta tanah air atau Sicita bersama masyarakat di kawasan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), Sabtu (9/9/2023) pagi.
Hadir dalam acara itu Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito dan Ketua Umum DPP Taruma Merah Putih (TMP), Hendrar Prihadi.
Senam tersebut merupakan bentuk kerja partai turun ke rakyat untuk kemenangan bakal Capres Ganjar Pranowo dengan mengusung tema 'Jaga Jiwa dan Raga Bersama Repdem'.
Dalam sambutannya, Hasto mengatakan Senam Sicita merupakan bagian dari napas perjuangan PDIP yang ingin selalu berada di tengah-tengah rakyat. Sebab PDIP sejatinya merupakan partai yang menyatu dengan segala penderitaan dan kegembiraan dari rakyat
"Saya sengaja datang ke tempat ini karena sama apa yang disampaikan oleh Wanto, bahwa inilah napas perjuangan kita berada di tengah-tengah rakyat dan bukan berada di tempat-tempat mewah," kata Hasto di lokasi.
"Tetapi justru dengan menyatu, menangis dan tertawa bersama rakyat itulah kesejatian dari politik PDIP ditunjukkan," Hasto menambahkan.
Menurutnya proses pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang membutuhkan stamina yang tinggi.
Hasto menyebut Senam Sicita bersama Repdem dan TMP serta masyarakat ini menjadi jalan untuk mengumpulkan daya juang hingga meningkatkan stamina guna memenangkan PDIP dalam Pemilu 2024.
Hasto meyakini bahwa dengan jiwa raga terus diasah lewat olahraga akan memunculkan watak politik yang sehat bersama rakyat.
"Kita dalam proses Pileg dan Pilpres secara langsung memerlukan stamina yang tinggi. Memerlukan daya juang yang tinggi, dan dengan Senam Sicita kita tidak hanya menggelorakan semangat mens sana in corpore sano, tetapi kita juga melatih jiwa raga kita agar kita mampu menciptakan watak politik yang sehat bagi rakyat," ungkap Hasto.
Dalam kesempatan yang sama, Wanto Sigito mengatakan bahwa Pemilu serentak tinggal 158 hari lagi. Dia pun meminta seluruh sayap organ Repdem untuk mengurangi tidur untuk memenangkan Ganjar Pranowo.
"Sisa waktu 158 hari lagi, teman-teman Repdem kurangi tidurnya untuk pemenangan Ganjar Pranowo," ucap Wanto di lokasi.
Dia juga mengingatkan agar kepemimpinan bangsa Indonesia ke depan jangan diserahkan kepada orang yang memiliki rekam jejak buruk terharap pelanggaran HAM, serta punya rekam merusak keberagaman yang memecah belah bangsa.
"Mereka yang punya kontribusi merusak keberagaman harus kita cegah memimpin bangsa dan fokus menangkan Ganjar," jelas Wanto.
Lebih lanjut, Wanto meminta seluruh jajaran Repdem rajin turun bertemu rakyat untuk mengkampanyekan Ganjar Pranowo.