Koalisi Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi II DPR, Adukan Kejaganggalan Penunjukan Pj Kepala Daerah

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 19 September 2023 | 23:20 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi II DPR, Adukan Kejaganggalan Penunjukan Pj Kepala Daerah
Koalisi Masyarakat Sipil melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2023). Mereka merasa ada hal yang tak transparan dan akuntabel dalam proses penunjukan Penjabat atau (PJ) kepala daerah yang dilakukan pemerintah.

Setidaknya ada beberapa hal yang dianggap janggal oleh Koalisi Masyarakat Sipil terkait penunjukan Pj tersebut.

"Bagi pejabat publik untuk menunjuk seseorang adalah rekam jejak ataupun latar belakangnya namun kemudian ketika kami melakukan pemantauan atas proses penunjukan banyak sekali kepala daerah itu tidak dilakukan secara transparan maupun akuntabel," kata Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil, Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andi Muhammad Rezaldy dalam audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Menurutnya, dalam konteks penunjukan seorang kepala daerah dalam hal ini Pj seharusnya mengedepankan vetting mechanism atau bentuk prinsip merit system.

"Jadi melakukan penunjukan terhadap seseorang yang akan duduk sebagai pejabat publik dilihat dari sisi kompetensi kualifikasi maupun kinerjanya, dan yang tidak kalah penting ialah berkaitan soal partisipasi yang bermakna," katanya.

Ia lantas menyoroti soal penunjukan unsur TNI-Polri yang menjadi Pj kepala daerah. Pasalnya, berdasarkan catatannya, masih ditemukan beberapa jenderal TNI-Polri aktif menjabat sebagai Pj.

"Tentu tentu penunjukan perwira aktif di kalangan institusi keamanan ini sangat menciderai dari semangat reformasi dari sektor keamanan kita yang menginginkan institusi keamanan itu dapat bertugas dan juga menjalankan kewenangannya sesuai dengan mandatnya, yaitu melakukan tindakan hukum pengamanan dan menjaga pertahanan," ujarnya.

Terakhir, ia menyoroti adanya konflik kepentingan yang begitu kuat dibalik penunjukan Pj kepala daerah.

"Seperti penunjukan Paulus Waterpouw sebagai Pj Gubernur sebelumnya yg kemudian diduga kuat memuluskan adanya kebijakan terkait Otsus maupun DOB yang saat itu terjadi ada penolakan daei warga Papua. Lalu ada Pj Gub yang lain yaitu Ridwan Jamaludin berkaitan dengan tambang timah di Bangka Belitung," katanya.

baca juga

"Jadi berbagai catatan kami tersebut, kami serap menjadi ada tiga poin penting yang perlu diperhatikan," sambungnya.

Merespons hal itu, Anggota Komisi II fraksi PAN Guspardi Gaus, mengatakan, jika sebenarnya pihaknya sudah mewanti-wanti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam proses penunjukan Pj kepala daerah.

"Saya secara pribadi sudah melansir juga hal-hal yqmg disampaikan tadi. Ya sebagai mitra kami Komisi II dengan Mendagri, sebetulnya kami sudah mengingatkan," kata Guspardi.

Ia menyampaikan, jika Komisi II sebenarnya juga sudah membentuk Panitia Kerja atau Panja untuk mengevaluasi Pj tersebut. Panja ini juga untuk menampung apa yang menjadi aspirasi seperti Koalisi Masyarakat Sipil sampaikan.

"Oleh karena itu apa yang disampaikan kawan-kawan, bagi kami ini sangat berharga, sangat penting. Dan ini juga akan kami lalukan RDP nanti, apalagi sebagaimana katakan tadi, kita sudah membentuk Panja. Artinya, Komisi II sangat respon apa yang disampaikan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penunjukkan Pj Kepala Daerah, KontraS Minta Jokowi Copot Mendagri Tito Karnavian

Soal Penunjukkan Pj Kepala Daerah, KontraS Minta Jokowi Copot Mendagri Tito Karnavian

News | Jum'at, 08 September 2023 | 15:50 WIB

KontraS: Penunjukkan Pj Kepala Daerah Tak Sesuai AUPB!

KontraS: Penunjukkan Pj Kepala Daerah Tak Sesuai AUPB!

News | Jum'at, 08 September 2023 | 13:46 WIB

Menangkan Sengketa di KIP, ICW Sebut Kemendagri Belum Penuhi Keterbukaan Soal Pj Kepala Daerah

Menangkan Sengketa di KIP, ICW Sebut Kemendagri Belum Penuhi Keterbukaan Soal Pj Kepala Daerah

News | Jum'at, 08 September 2023 | 12:10 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×