Eks Kepala PPATK Kena Semprot Pejabat Kemenko Polhukam soal Kasus TPPU Rp189 Triliun, Begini Ceritanya!

Agung Sandy Lesmana, Rakha Arlyanto

Rabu, 27 September 2023 | 19:10 WIB
Eks Kepala PPATK Kena Semprot Pejabat Kemenko Polhukam soal Kasus TPPU Rp189 Triliun, Begini Ceritanya!
Ketua Tim Kajian Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Sugeng Purnomo [Dokumentasi Humas Kemenko Polhukam]

Suara.com - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sekaligus Tim Ahli Satuan Tugas (Satgas) TPPU, Yunus Husein mengaku sempat ditegur oleh Sugeng Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam yang menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Satgas TPPU.

Momen itu terjadi saat Yunus dan Sugeng memaparkan terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan TPPU senilai Rp189 triliun ekspor-impor emas batangan.

Awalnya, Sugeng menjelaskan kasus ekspor-impor emas batangan Rp 189 triliun merupakan salah satu dari sekian banyak surat temuan yang diduga berkaitan dengan transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sugeng mengatakan PPATK sudah menerima laporan dan memeriksa kasus Rp 189 triliun tersebut. Artinya, sejauh ini terindikasi adanya dugaan TPPU di kasus tersebut.

"Jadi begini, itu bukan hanya satu surat, surat-surat yang lain juga sama. Jadi kalau ada laporan hasil analisis pemeriksaan yang diterbitkan oleh PPATK pasti dugaannya ada tindak pidana pencucian uang," kata Sugeng di Kemenko Polhukam, Rabu (27/9/2023).

Namun begitu, Sugeng menyebut hingga kini Satgas TPPU belum menemukan adanya dugaan tindak pidana awal di kasus TPPU itu. Sebab Direktorat Jenderal Bea Cukai belum memaparkan perkembangan penyelidikan yang siginifikan mengenai kasus tersebut.

"Hanya sekarang dicari tindak pidana awalnya apa, gitu," kata Sugeng.

Yunus kemudian menjawab pertanyaan salah satu wartawan mengenai potensi Bea Cukai tidak kooperatif dalam penyelidikan kasus TPPU Rp 189 triliun. Yunus mengatakan pihak Bea Cukai sudah koperatif lewat pemaparannya dalam rapat Satgas TPPU.

Namun sejauh ini, kata Yunus, tidak ditemukannya tindak pidana awal di kasus TPPU Rp189 triliun. Buru-buru, Sugeng langsung menegur dan meralat pernyataan Yunus itu.

baca juga

Sugeng menegaskan, bahwa kasus Rp 189 triliun itu sampai sekarang belum ditemukan adanya dugaan tindak pidana awal TPPU.

"Koperatif kan datang udah persentase, cuma dia bilang tidak menemukan adanya pelanggaran...," ucap Yunus.

"Belom," timpal Sugeng.

"Eh belum ditemukan pelanggaran Undang-Undang kepabeanan dia berwenang di situ," lanjut Yunus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas TPPU Ultimatum Bea Cukai: Segera Laporkan Progres Kasus Ekspor-Impor Emas Rp 189 Triliun

Satgas TPPU Ultimatum Bea Cukai: Segera Laporkan Progres Kasus Ekspor-Impor Emas Rp 189 Triliun

News | Rabu, 27 September 2023 | 15:52 WIB

Formasi CPNS PPATK 2023 Lengkap, Pendaftaran Sudah Dibuka Hari Ini

Formasi CPNS PPATK 2023 Lengkap, Pendaftaran Sudah Dibuka Hari Ini

News | Rabu, 20 September 2023 | 11:10 WIB

Nur Utami, Istri Bandar Sabu Jaringan Fredy Pratama Ditangkap Ketika Pulang Umrah

Nur Utami, Istri Bandar Sabu Jaringan Fredy Pratama Ditangkap Ketika Pulang Umrah

News | Senin, 18 September 2023 | 20:10 WIB

Selebgram Asal Makassar Nur Utami Ditangkap Bareskrim Terkait TPPU Gembong Narkoba Fredy Pratama

Selebgram Asal Makassar Nur Utami Ditangkap Bareskrim Terkait TPPU Gembong Narkoba Fredy Pratama

News | Senin, 18 September 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

×