Serangan Umum 7 Oktober, Ini Taktik Hamas Kelabui Intelijen Israel

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 10 Oktober 2023 | 09:24 WIB
Serangan Umum 7 Oktober, Ini Taktik Hamas Kelabui Intelijen Israel
Roket yang ditembakkan Hamas dicegat oleh sistem rudal pertahanan Iron Dome Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [Mohammed ABED / AFP]

Suara.com - Hamas berhasil mengelabui intelijen dan militer Israel sebelum melancarkan serangan umum 7 Oktober pada Sabtu kemarin, yang disebut-sebut sebagai pukulan paling telak bagi negara Yahudi tersebut sejak perang Yom Kipur pada 1973.

Serangan umum yang dimulai pada Sabtu dini hari itu sudah direncanakan selama dua tahun. Hamas memberi kesan pada Israel bahwa pihaknya tak ingin berperang lagi.

Israel di sisi lain sangat yakin Hamas enggan bertempur karena telah memberikan insentif ekonomi bagi para pekerja atau buruh yang berasal dari Gaza. Para pejuang Hamas sendiri terus berlatih, bahkan terang-terangan di hadapan kamera-kamera CCTV Israel.

Gaza sendiri seding dijuluki sebagai penjara terbesar di dunia. Israel diketahui memasang ribuan CCTV, radar dan sensor bawah tahan di tembok sepanjang 64 km di perbatasan Gaza.

Selain itu Israel juga memantau kawasan tersebut menggunakan drone-drone sepanjang waktu dan memiliki jaringan informan yang luas di antara 2 juta penduduk jalur tersebut.

Taktik brilian intelijen Hamas

Seorang sumber internal Hamas, kepada Reuters, menjelaskan tentang persiapan pihaknya sebelum melancarkan serangan ke Israel pada akhir pekan lalu. Penjelasan ini selaras dengan kisah dari tiga orang pejabat bidang keamanan Israel.

"Hamas menggunakan taktik intelijen baru untuk mengelabui Israel selama beberapa bulan terakhir, dengan memberi kesan kepada publik bahwa pihaknya belum siap berperang dengan Israel sembari diam-diam mempersiapkan operasi besar," kata sumber tersebut.

Salah satu persiapan yang dibuat Hamas adalah membangun tiruan pemukiman Yahudi di Jalur Gaza. Di sana para pejuang Hamas berlatih melakukan manuver tempur, sehingga sudah terbiasa saat operasi digelar.

"Israel jelas melihat latihan tersebut, tetapi yakin bahwa Hamas enggan berkonfrontasi," beber sumber itu lagi.

Yang dilakukan Hamas untuk membuat Israel lengah adalah menciptakan kesan bahwa pihaknya lebih mementingkan nasib para pekerja Palestina dari Jalur Gaza yang mengadu nasib di Israel.

Insentif ekonomi

Israel diketahui memberikan pekerjaaan kepada ribuan warga Palestina di Jalur Gaza, yang setiap hari melewati perbatasan dan pos pemeriksaan untuk mencari nafkah di pemukiman serta pertanian Yahudi dan di Tepi Barat.

Kebijakan ini diambil Israel seusai perang 2021 melawan Hamas. Israel menilai stabilitas ekonomi di Gaza adalah kunci untuk meredam Hamas.

"Kami percaya dengan mereka bekerja dan membawa pulang uang ke Gaza, maka akan tercipta ketenangan. Ternyata kami salah," kata seorang sumber dari militer Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabuh Genderang Perang Israel, Hamas Dipasok Senjata Militer dari Mana?

Tabuh Genderang Perang Israel, Hamas Dipasok Senjata Militer dari Mana?

Hits | Senin, 09 Oktober 2023 | 19:53 WIB

Ini Cara Hamas Kalahkan Iron Dome Israel yang Terkenal Canggih

Ini Cara Hamas Kalahkan Iron Dome Israel yang Terkenal Canggih

Tekno | Senin, 09 Oktober 2023 | 17:25 WIB

Video Pasukan Hamas Terjun Payung saat Serbu Israel adalah Hoaks!

Video Pasukan Hamas Terjun Payung saat Serbu Israel adalah Hoaks!

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 16:04 WIB

Penyerbuan Hamas ke Israel Dirayakan di Australia, Inggris hingga Jerman: Palestina Akan Bebas

Penyerbuan Hamas ke Israel Dirayakan di Australia, Inggris hingga Jerman: Palestina Akan Bebas

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 11:32 WIB

Israel Resmi Deklarasikan Perang Lawan Hamas! Hezbollah Lancarkan Mortir Dukung Palestina

Israel Resmi Deklarasikan Perang Lawan Hamas! Hezbollah Lancarkan Mortir Dukung Palestina

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 10:30 WIB

Pemerintah Thailand Minta Hamas Bebaskan 11 Warganya yang Ditawan

Pemerintah Thailand Minta Hamas Bebaskan 11 Warganya yang Ditawan

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB