Tega! Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina Akibat Terganggu Suara Tangis, Ibu Dilarang Ambil Jasad

Chyntia Sami Bhayangkara | Elvariza Opita | Suara.com

Sabtu, 18 November 2023 | 18:04 WIB
Tega! Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina Akibat Terganggu Suara Tangis, Ibu Dilarang Ambil Jasad
Ribuan warga Palestina meninggalkan Gaza bagian utara menuju wilayah selatan dengan berjalan kaki ditengah serangan Israel pada Jumat (10/11/2023). [MAHMUD HAMS/AFP]

Suara.com - Relawan kemanusiaan Muhammad Husein menceritakan teror yang dialami masyarakat Palestina di tengah panasnya agresi militer Israel di Gaza.

Menurutnya, militer Israel telah memaksa ratusan ribu warga Gaza bagian utara untuk angkat kaki dari rumah mereka sendiri menuju daerah selatan. 

“(Mereka dipaksa) berjalan kaki. Anak-anak, manula, lansia, wanita, puluhan kilometer itu jaraknya, 30-40 kilo. Tanpa minuman, tanpa makanan, dan di tengah-tengah jalan mereka itu ada beberapa tank yang memantau (di) kanan kiri,” ujar Husein, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (18/11/2023).

Menurut aktivis yang juga akrab disapa Husein Gaza tersebut, militer Israel memantau sambil berjaga dengan senjatanya, memaksa rakyat Palestina untuk melintas dengan fokus tanpa berbicara atau menoleh sedikitpun.

“Ketika ada tank-tank baja di situ sedang stand by, ada tentara Israel mempersiapkan senjatanya, itu mereka nggak boleh berbicara, nggak boleh tengok kanan-kiri, harus lurus jalan ke depan,” kata Husein.


Husein lantas menceritakan pengalamannya kala harus mengungsi dari Gaza utara ke selatan. Saat itu kendaraannya melewati bangkai-bangkai kendaraan warga Gaza yang sudah hangus diserang Israel, beserta para jenazah yang dibiarkan di dalam sana. Padahal saat itu warga melintas karena juga berniat untuk mengungsi sebagaimana arahan Israel.

Namun ada satu momen yang begitu menyayat hati yang kemudian diceritakan Husein. Menurutnya informasi ini didapat dari teman istri Husein lewat media sosial. Mirisnya, tak lama setelah itu, teman istri Husein juga meninggal dunia akibat serangan Israel.

“Dia menulis dalam postingan Instagram-nya. Dia menulis pengalaman dia, ‘Saya berjalan dari utara ke selatan. Saat itu ada seorang ibu bersama saya. Ibu ini menggendong anak bayinya’,” tutur Husein.

Perjalanan yang berat tentu membuat bayi ini rewel dan tidak nyaman. Alhasil bayi itu menangis di sepanjang perjalanan kendati sang ibu sudah berusaha untuk menenangkannya.

“Mungkin karena kehausan, karena kelaparan, mungkin karena panas, karena lelah, terus dalam gendongan tidak mau berhenti (menangis). Ada seorang tentara Israel saat itu terganggu oleh suara bayi itu, sniper. Anak itu ditembak hanya karena suara tangisnya,” ucap Husein.

Tembakan yang tiba-tiba menewaskan sang anak membuat ibunya syok hingga terjatuh. Jasad sang bayi di gendongannya sempat terlempar di jalan. Alhasil ibunya pun berusaha untuk mengambil kembali tubuh anaknya yang telah tak bernyawa.

“Anak bayi, nggak tahu umur berapa. Tapi sang ibu nggak bisa kembali, ibu itu nggak boleh memungutnya, harus terus berjalan. Jadi bayangkan bagaimana kepedihan seorang ibu, harus meninggalkan dalam kondisi seperti itu yang sudah meninggal, dan dia berjalan dengan menangis diam-diam sampai ke selatan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Boikot Produk Pro Israel Apakah Berdampak, Simak Data dan Faktanya

Aksi Boikot Produk Pro Israel Apakah Berdampak, Simak Data dan Faktanya

Bisnis | Jum'at, 17 November 2023 | 20:33 WIB

BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga

BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga

News | Jum'at, 17 November 2023 | 19:31 WIB

Konflik Israel - Hamas Bikin Graham Arnold Stres Jelang Laga Palestina vs Australia

Konflik Israel - Hamas Bikin Graham Arnold Stres Jelang Laga Palestina vs Australia

Bola | Jum'at, 17 November 2023 | 17:40 WIB

Terkini

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB