Organisasi HAM Internasional Soroti Sidang Fatia-Haris: Pencemaran Nama Baik Seharusnya Tidak Digunakan

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Senin, 27 November 2023 | 18:22 WIB
Organisasi HAM Internasional Soroti Sidang Fatia-Haris: Pencemaran Nama Baik Seharusnya Tidak Digunakan
Direktur Asia untuk International Federation For Human Rights (FIDH) Andrea Giorgetta. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Persidangan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanty tak hanya jadi sorotan warga Indonesia, tapi juga jadi perhatian organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) internasional. 

Direktur Asia untuk International Federation For Human Rights (FIDH) Andrea Giorgetta menilai, sidang Haris-Fatia merupakan bentuk pembungkaman HAM.

"Jadi kita melihat ini sangat jelas sebagai upaya untuk memberhentikan aktivitas mereka dengan menggunakan pencemaran nama baik yang seharusnya tidak digunakan dalam keadaan ini," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (27/11/2023).

Andrea berharap, Haris-Fatia dapat terbebas dari apa yang sedang dijalaninya saat ini. Namun, Andrea menilai, ada unsur politis yang terjadi dalam persidangan Haris-Fatia.

"Jadi kita sangat khawatir vonis dalam kasus ini tidak positif," katanya.

Meski nantinya, jika Haris-Fatia divonis bebas. Namun masih ada kesan ketidakadilan yang diterima oleh Haris-Fatia.

Hal itu karena waktu Haris-Fatia telah terbuang selama berbulan-bulan untuk menjalani peradilan.

"Jadi jumlah waktu, tenaga, mental dan upaya yang telah dijalani oleh Haris dan Fatia selama persidangan ini adalah sebuah bentuk ketidakadilan itu sendiri," jelas Andrea.

Andreas mengaku telah mengikuti persidangan Haris-Fatia sejak awal. Ia mengaku merasa khawatir dengan apa yang menimpa Haris-Fatia.

baca juga

"Kita telah memantau, mengikuti perkembangan kasus ini sejak awal sejak Luhut mengajukan pengaduan terhadap Haris dan Fatia," ungkapnya.

"Kita khawatir, itu mengapa saya di sini untuk memantau sidang hari ini, tapi juga untuk menunjukkan kekhawatiran internasional tentang persidangan ini seperti yang telah disampaikan FIDH dan banyak organisasi lain," ungkapnya.

Ini juga, lanjut Andrea, merupakan aksi solidaritas untuk Haris-Fatia yang saat ini tengah menjalani persidangan dengan agenda pembacaan nota keberatan atau pleidoi

"Tentu untuk menunjukkan solidaritas bersama Haris dan Fatia, mereka rekan kerja dan teman yang baik. Kita ingin menunjukkan kita berada di pihak mereka," katanya.

FIDH merupakan organisasi yang menaungi 188 organisasi HAM dari 166 negara yang telah berdiri sejak tahun 1922.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Pleidoi Kasus Lord Luhut, Pekikan 'Bebaskan Haris-Fatia' Menggema di Ruang Sidang

Sidang Pleidoi Kasus Lord Luhut, Pekikan 'Bebaskan Haris-Fatia' Menggema di Ruang Sidang

News | Senin, 27 November 2023 | 13:35 WIB

Kutip Qoutes Nelson Mandela saat Bacakan Pleidoi, Haris Azhar: Saya Bukan Berhadapan dengan Jaksa, Tapi Elite Kekuasaan!

Kutip Qoutes Nelson Mandela saat Bacakan Pleidoi, Haris Azhar: Saya Bukan Berhadapan dengan Jaksa, Tapi Elite Kekuasaan!

News | Senin, 27 November 2023 | 12:37 WIB

Luhut Bicara Soal Tuntutan Penjara Haris Azhar Dan Fatia: Tak Ada Kebebasan Absolut

Luhut Bicara Soal Tuntutan Penjara Haris Azhar Dan Fatia: Tak Ada Kebebasan Absolut

News | Sabtu, 18 November 2023 | 16:45 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×