Kakek Hidayat Tewas Usai Cekcok dengan Petugas PLN karena Telat Bayar Listrik, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 01 Desember 2023 | 15:21 WIB
Kakek Hidayat Tewas Usai Cekcok dengan Petugas PLN karena Telat Bayar Listrik, Keluarga Minta Pertanggungjawaban
Narsih, istri Hidayat, korban tewas usai cekcok dengan 4 petugas PLN di Tambora. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Seorang kakek bernama Hidayat tewas diduga akibat hipertensi usai terlibat cekcok dengan empat petugas PLN. Petugas tersebut disebut ingin memutus aliran listrik rumah Hidayat kemudian cekcok pun terjadi.

Adapun peristiwa ini terjadi di Jalan Waspada Buntu RT 7/ 13 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (29/11/2023) lalu.

Istri korban, Gunarsih, menceritakan peristiwa ini bermula ketika 4 petugas PLN datang ke rumahnya. Mereka ingin memutus aliran listrik akibat Gunarsih telat melakukan pembayaran iuran bulanan.

Wanita yang sering disapa Narsih itu menuturkan keterlambatan pembayarannya tidak sampai mencapai hitungan bulan, atau hanya beberapa hari saja.

Saat itu, Hidayat yang sedang di lantai atas rumahnya turun untuk menengahkan cekcok antara istrinya dengan empat petugas PLN.

Gunarsih saat itu langsung berinisiatif melakukan pembayaran ke mini market dan membayar tagihan listriknya senilai Rp 900 ribu.

Sesaat setelah melakukan pembayaran dan pulang ke rumah, hati Gunarsih terenyuh saat melihat suaminya terkapar dengan jatuh ke tanah.

Keempat petugas PLN itu kata Gunarsih, bukannya menolong suaminya malah berupaya melarikan diri.

“Yaudah akhirnya tetangga datang. 'Ceu eneng mana PLN-nya, noh, udah jalan!’. Diuber sama tetangga itu ‘eh, jangan kabur lho’. Urusin tanggung jawab, gitu,” kata Narsih, saat di lokasi, Jumat (1/12/2023).

Untuk menghindari amukan pihak keluarga, kedua petugas PLN tersebut di bawa ke Pos RW setempat, hingga akhirnya pihak kepolisan datang ke lokasi.

Sementara Hidayat diperiksa oleh tim dokter yang datang ke lokasi. Saat itu dokter menyebut jantung Hidayat sudah tidak berdetak.

“Kita manggil dokter, kata dokter, ini pembuluh nadinya sudah enggak ada, denyut jantungnya sudah enggak, matanya sudah tidak bersinar,” kata Narsih.

Namun saat itu dokter belum menyatakan Hidayat meninggal dunia. Dokter kemudian menyarankan Hidayat harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjutnya.

“‘Ibu bawa saja ke UGD’. Kita kan repot kalau dokter sudah menyatakan begitu, yaudah kita terima saja, pasrah. Ini namanya takdir, yaudah mungkin sudah enggak ada, yaudah kita letakin saja, sudah meninggal gitu kan,” jelas Narsih.

Narsih kemudian meminta pihak PLN itu bertanggungjawab atas hal ini.

Meski percaya suaminya meninggal sudah takdir tuhan, namun Narsih yakin jika keempat petugas itu tidak datang ke rumahnya, pasti suaminya hingga saat ini masih hidup.

“Pokoknya saya maunya tanggug jawab nih PLN. Semua manusia meninggal pasti ada sebabnya, kalau dia nggak datang, mungkin saya tenang-tenang saja, lagi makan berdua,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Ungkap Okie Agustina dan Gunawan Dwi Cahyo Sudah Sering Cekcok Selama Dua Tahun Ini

Pengacara Ungkap Okie Agustina dan Gunawan Dwi Cahyo Sudah Sering Cekcok Selama Dua Tahun Ini

Your Say | Selasa, 14 November 2023 | 12:10 WIB

Usai Dituntut 4 Tahun Bui, Haris Azhar Cekcok dengan Pengunjung Sidang di PN Jaktim: Eh Bos...

Usai Dituntut 4 Tahun Bui, Haris Azhar Cekcok dengan Pengunjung Sidang di PN Jaktim: Eh Bos...

News | Senin, 13 November 2023 | 17:06 WIB

Syarat Beli 'Koper', Modus Wanita Paruh Baya Tipu Caleg Janjikan Pinjaman Dana Kampanye

Syarat Beli 'Koper', Modus Wanita Paruh Baya Tipu Caleg Janjikan Pinjaman Dana Kampanye

Video | Minggu, 12 November 2023 | 13:30 WIB

Duh! Seorang Wanita Paruh Baya di Tambora Nekat Nipu Caleg, Begini Modusnya

Duh! Seorang Wanita Paruh Baya di Tambora Nekat Nipu Caleg, Begini Modusnya

News | Minggu, 12 November 2023 | 11:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB