Gibran Diremehkan, Gus Kautsar Cerita Dulu Jokowi Alami Hal Sama: Kurus, Mesam Mesem

Galih Prasetyo

Kamis, 25 Januari 2024 | 11:44 WIB
Gibran Diremehkan, Gus Kautsar Cerita Dulu Jokowi Alami Hal Sama: Kurus, Mesam Mesem
Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi PT Sritex Sukoharjo, Selasa (23/1/2024). [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - KH Abdurrahman Al-Kautsar atau yang akrap disapa Gus Kautsar mengatakan bahwa cawapres Gibran Rakabuming Raka mengalami kondisi serupa seperti sang ayah, Jokowi sebelum terpilih menjadi presiden.

Kiai dari Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Jawa Timur itu mengatakan bahwa Jokowi 10 tahun lalu juga banyak yang meremehkan. Tidak ada tokoh politik yang memperhitungkan Jokowi saat itu kata Gus Kautsar.

"Mohon maaf Pak Jokowi 10 tahun yang lalu, tidak ada satupun wong-wong yang gagah itu, tidak meragukan kualitas pak Jokowi. Omongan mas Iqdam, wongnya wis kuru (orangnya kurus), mesam-mesem," kata Gus Kautsar saat tausiyah Istighosah pemilu damai dan kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, seperti dikutip Kamis (25/1).

Baca Juga:

"Tapi sekarang siapa yang tak butuh pak Jokowi. Dulu para pembenci beliau, dulu semua yang menghina beliau, hari ini menjadi yang paling membutuhkan Jokowi," tambah Gus Kautsar.

Menurut Gus Kautsar sebagai cawapres, Gibran tidak harus menjadi pakar, menguasai semua hal. Menurutnya yang terpenting sebagai calon pemimpin, Gibran jangan terlalu pintar tapi terpenting sebagai pemimpin tahu apa yang dibutuhkan masyarakat.

"Apa yang diinginkan masyarakat, apa yang paling dibutuhkan masyarakat," pesan Gus Kautsar.

Gus Kautsar menambahkan agar Gibran, mau membuka mata, hati dan telinga serta mendengar apa yang dikelukan masyarakat jika ingin menjadi pemimpin baik.

Gus Kaustar di awal tausiyah sempat menyebut suami Selvi Ananda itu dengan panggilan, Al Samsuli.

"Yang sedang berusaha untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia, mas Gibran Rakabuming Raka, Al Samsuli," katanya.

Sebutan Al Samsuli kepada Gibran, bikin hadirin yang hadir riuh. Dalam penjelasannya, Gus Kautsar mengatakan bahwa masing-masing manusia memiliki perbedaan dalam berikan manfaat ke orang banyak.

"Kala itu belum ada (pencalonan wapres), beliau kemudian menjawab beberapa hal. Mas Gibran kala itu menjawab kepada saya, masih banyak yang lebih layak dan lebih baik daripada beliau. Aku gak ngerti aku santai saja sambil makan soto," jelas Gibran.

Gus Kautsar kemudian bertanya kepada Gibran yang duduk disampingnya, jika Allah tak menghendaki dirinya dan Prabowo menang Pilpres 2024, apakah masih mau mengabdi untuk rakyat Indonesia.

Suami Selvi Ananda itu pun terlihat mengangguk, yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Bela Jokowi Soal Presiden Boleh Kampanye Dan Berpihak: Undang-undang Jauh Di Atas Etika

TKN Bela Jokowi Soal Presiden Boleh Kampanye Dan Berpihak: Undang-undang Jauh Di Atas Etika

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:41 WIB

Diperdebatkan Gibran dan Cak Imin, Ini Kelemahan Baterai Nikel dibanding LFP

Diperdebatkan Gibran dan Cak Imin, Ini Kelemahan Baterai Nikel dibanding LFP

Otomotif | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:40 WIB

Presiden Jokowi Dinilai Tak Langgar Hukum dan Etika Terkait Pernyataan Keberpihakan dan Kampanye Pemilu

Presiden Jokowi Dinilai Tak Langgar Hukum dan Etika Terkait Pernyataan Keberpihakan dan Kampanye Pemilu

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:34 WIB

Cuma Butuh 3 Bulan Buat Jokowi Mengubah Pernyataannya 180 Derajat, Sampai Dapat Julukan Khusus

Cuma Butuh 3 Bulan Buat Jokowi Mengubah Pernyataannya 180 Derajat, Sampai Dapat Julukan Khusus

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:27 WIB

Pede Suara Prabowo-Gibran Bisa Tembus 70 Persen, Zulhas: Sulsel Jangan Kalah!

Pede Suara Prabowo-Gibran Bisa Tembus 70 Persen, Zulhas: Sulsel Jangan Kalah!

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:03 WIB

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB