Situasi Politik Indonesia Dinilai Membahayakan, Belum Rampung Pelanggaran HAM Muncul Lagi Politik Kronisme

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 02 Februari 2024 | 03:30 WIB
Situasi Politik Indonesia Dinilai Membahayakan, Belum Rampung Pelanggaran HAM Muncul Lagi Politik Kronisme
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto makan bakso bareng di Bakso Pak Sholeh Bandongan, Jawa Tengah, Senin (29/1/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan di depan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/2/2024). Aksi tersebut digelar untuk menyadarkan publik soal pelanggaran HAM di Indonesia masih ada.

Salah seorang koordinator aksi, Husein mengatakan disaat masih adanya pelanggaran HAM di Indonesia, muncul lagi plot kronisme.

“Hari ini kita sampaikan kepada publik bahwa kita dalam situasi politik yang membahayakan demokrasi, yaitu munculnya plot politik kronisme dengan adanya anaknya Pak Jokowi yang maju dengan melanggar etik gitu ya melalui pamannya di MK dan majunya Pak Prabowo yaitu pelanggar HAM,” kata Husein di Jakarta, Kamis (1/2/2024).

Husein berharap, publik tidak salah memilih pada Pemilu nanti. Pasalnya tidak mungkin masyarakat menggantungkan nasib pada pelanggar HAM.

“Kami percaya bahwa kita tidak boleh menggantungkan nasib kita terhadap pelanggar HAM,” ucapnya.

Prabowo kata Husein, merupakan seorang pelanggar HAM, seorang penculik yang memang secara hukum sah dia dipecat karena menculik tahun 98 dengan tim mawarnya.

“Itu sah ada surat keputusannya dari dewan kehormatan perwira yang menyatakan dia sebagai seorang penculik,” ucapnya.

“Jadi kami di sini non-partisan ya artinya kami tidak berpihak kepada siapapun. Kami berpihak kepada kemanusiaan kepada asasi manusia dan oleh karena itu hati nurani kami terpanggil ya Bagaimana mungkin perjuangan hak asasi manusia itu bisa diperjuangkan kalau pucuk pimpinan kita seorang pelanggar HAM begitu,” tambahnya.

Husein berharap pihaknya tidak kembali berdiri di depan Istana lantaran perkara HAM dituntaskan.

baca juga

“Kami berharap bahwa kami tidak perlu lagi berdiri di sini setiap hari Kamis memperjuangkan suara-suara korban gitu ya, dan tidak ada lagi korban-korban yang lainnya yang anaknya hilang yang pamit pagi-pagi untuk kuliah dan malam harinya sudah hilang, kami tidak ingin seperti itu dan ke depannya mudah-mudahan saja Pak prabowo tidak jadi presiden,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Sebut Prabowo Putra Terbaik Bangsa: Mampu Buat Indonesia Sejahtera dan Maju

SBY Sebut Prabowo Putra Terbaik Bangsa: Mampu Buat Indonesia Sejahtera dan Maju

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 22:06 WIB

Acara Demokrat di Malang, Prabowo Sebut AHY Aset Bangsa

Acara Demokrat di Malang, Prabowo Sebut AHY Aset Bangsa

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 22:04 WIB

Resign Dari Menko Polhukam, Mahfud Beberkan 'PR' yang Harus Dikerjakan Penggantinya

Resign Dari Menko Polhukam, Mahfud Beberkan 'PR' yang Harus Dikerjakan Penggantinya

News | Kamis, 01 Februari 2024 | 22:00 WIB

Prabowo Akan Rangkul Semua Pihak Bila Terpilih jadi Presiden: Rakyat Menghendaki Kerukunan

Prabowo Akan Rangkul Semua Pihak Bila Terpilih jadi Presiden: Rakyat Menghendaki Kerukunan

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 21:59 WIB

Khofifah Orasi untuk Kemenangan Prabowo-Gibran, Ajak Warga Nyoblos ke TPS

Khofifah Orasi untuk Kemenangan Prabowo-Gibran, Ajak Warga Nyoblos ke TPS

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 21:55 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×