Tetiba Muhaimin Iskandar Menuding Menteri BUMN Sebar Hoaks, Ternyata Ini Konteksnya

Galih Priatmojo

Selasa, 06 Februari 2024 | 17:52 WIB
Tetiba Muhaimin Iskandar Menuding Menteri BUMN Sebar Hoaks, Ternyata Ini Konteksnya
kolase Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Erick Thohir

Suara.com - Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin tetiba mengunggah kalimat yang menuding Menteri BUMN Hoaks

Dalam unggahan di akun Twitterya, Selasa (6/2/2024), Cak Imin menyebut bahwa Menteri BUMN menyebar hoaks atas nama AMIN. 

"Menteri BUMN menyebar hoaks tentang BUMN atas nama AMIN," tulisnya. 

Bila dirunut, konteks tersebut bermula dari tersebarnya sebuah berita rilis mengenai kegiatan diskusi yang digelar di rumah Koalisi Perubahan di Jalan Brawijaya X No. 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu lalu. 

Dalam diskusi tersebut salah seorang tokoh koperasi Indonesia Suroto PH menyebut bahwa bila paslon AMIN terpilih bisa jadi momentum untuk membuat perubahan terutama menempatkan koperasi sebagai subyek. 

"Kalau mau radikal-radikal, BUMN-kan koperasi. Dalam UU, seluruh BUMN berbadan hukum PT, sekarang ubah badan hukumnnya menjadi badan hukum koperasi," ujar Suroto PH.

Pernyataan yang kemudian disebarkan sebagai rilis itu kemudian dikaitkan bahwa narasi itu keluar dari paslon AMIN. 

Di kemudian hari isu tersebut dimintakan tanggapan kepada Menteri BUMN Erick Thohir

Di hadapan awak media, Erick Thohir menyebut bahwa bila ada pandangan BUMN diubah menjadi koperasi adalah sesuatu yang tidak masuk akal. 

baca juga

Salah satu dampaknya akan banyak pengangguran yang muncul.

"Sungguh ironis pandangan seperti itu. Jika ingin dibubuarkan dan diganti dengan koperasi maka sama saja memunculkan pengangguran baru di saat semua orang butuh lapangan kerja. Sangat tak masuk akal," terangnya merespon pertanyaan awak media.

Belakangan, Erick Thohir kembali menanggapi tudingan bahwa ia menyebar hoaks terkait BUMN yang dikoperasikan oleh paslon AMIN. 

Menurutnya, kapasitasnya saat itu hanya menjawab apa yang ditanyakan dan tidak menyinggung soal paslon AMIN. 

"Saya kan hanya menjawab dan merespon wartawan. Yang nanya bahwa pendapat itu dari tim AMIN kan wartawan saya hanya merespon," jawabnya.

Lebih lanjut ia meminta agar tim dari paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar untuk membuat klarifikasi terkait tindakan timnya yang membuat ide tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Penebar Hoax BUMN Jadi Koperasi, Erick Thohir Murka

Disebut Penebar Hoax BUMN Jadi Koperasi, Erick Thohir Murka

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2024 | 17:35 WIB

Biodata dan Kekayaan Erick Thohir, Menteri BUMN Dituduh Bikin Hoaks BUMN

Biodata dan Kekayaan Erick Thohir, Menteri BUMN Dituduh Bikin Hoaks BUMN

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 17:20 WIB

Anies Baswedan Jawab Tudingan Erick Thohir Terkait BUMN Diganti Koperasi: Tidak Masuk Akal

Anies Baswedan Jawab Tudingan Erick Thohir Terkait BUMN Diganti Koperasi: Tidak Masuk Akal

Your Say | Selasa, 06 Februari 2024 | 16:11 WIB

Terkini

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

×