Aktivis Andi Arief Bongkar Rahasia Kemenangan Para Capres Hingga Caleg, Ini Rahasianya

Suwarjono

Sabtu, 10 Februari 2024 | 23:55 WIB
Aktivis Andi Arief Bongkar Rahasia Kemenangan Para Capres Hingga Caleg, Ini Rahasianya
Peluncuran dan diskusi buku Personal Branding for Politician

Suara.com - Momentum pemilihan umum, baik pemilihan presiden, legislatif hingga pemilihan kepala daerah, selalu menyisakan para pemenang dan pecundang. Para pemenang mengukir sejarah baru untuk menjadi pemimpin, dan yang kalah terus berusaha mendapatkan peluang menang.

Di balik keberhasilan para pemenang, ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Seperti diungkapkan oleh mantan aktivis yang kini menjadi Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Menurut Andi Arief, ada tiga faktor kunci untuk pemenangan calon di kontestasi politik baik pilpres, pileg, maupun pilkada. Pertama adalah kekuatan figur atau personal branding. Kedua, kekuatan tim pemenangan. Dan ketiga, kekuatan politiknya. “Personal branding itu 60%, 30% itu tim, 10% kekuatan politiknya,” ujarnya.

Hal itu diungkapkan Andi dalam diskusi bedah buku Personal Branding for Politician di Auditorium RRI Jakarta akhir pekan ini.

Menurutnya, ketiga faktor ini harus digarap secara bersamaan, tak bisa cuma mengandalkan salah-satunya dan mengesampingkan yang lain. Tak bisa hanya mengandalkan personal branding tapi tak didukung kekuatan tim dan mesin partai. “Personal branding ini penting untuk yang sudah punya track record,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut penulis buku Personal Branding for Politician sekaligus pakar marketing Yuswohady, menyarankan para capres/cawapres, caleg, dan cagub/cabup, cawalkot harus mulai melakukan pendekatan pemasaran strategis (strategic marketing) dalam memenangkan kontestasi politik.

Dengan pendekatan itu maka para kandidat capres/cawapres, caleg, dan cagub/cabup, cawalkot harus menekankan pada keunggulan kompetitif (competitive advantages) dari politisi. Yaitu mengutamakan kekuatan kompetensi, karakter, visi-misi-program yang diusung oleh kandidat.

Penulis lebih dari 70 buku tentang bisnis dan pemasaran ini mengingatkan bahwa personal branding bukanlah pencitraan tapi betul mengandalkan kekuatan karakter, kompetensi, dan visi-misi-program si politisi secara genuine dan otentik.

“Di era media yang terbuka dan transparan sekarang ini, tak bisa lagi personal branding dilakukan dengan pendekatan pencitraan dengan menyembunyikan kejelekan dan kelemahan si politisi,” tambahnya. 

Bedah buku ini diselenggarakan di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta yang dihadiri para politisi, konsultan politik, praktisi media publik, pakar/pengamat media diantaranya Andi Arief (politisi Partai Demokrat), Amir Arief (Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK), Janoe Arijanto (Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia, PPPI), Agus Sudibyo (pakar komunikasi sekaligus Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI), Sunarto Ciptoharjono (Ketua Asosiasi Ketua Umum Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia, AROPI) dan Hery Trianto (Direktur Bisnis Indonesia).

Untuk diketahui, buku Personal Branding for Plotician adalah buku terbaru yang ditulis oleh Yuswohady bersama Farid Fatahillah, Bagus Zidni dan Oktariani. Buku ini diharapkan menjadi kendaraan edukasi bagi politisi untuk menjalankan kontestasi politik yang lebih beradab.

Buku setebal 457 halaman ini, mengupas secara komprehensif strategi memenangkan pemilu, pilpres hingga pilkada dengan pendekatan personal branding. Buku ini juga dilengkapi studi kasus personal branding para politisi yang memperkaya perspektif bagi pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Konsumen Rela Tak Penuhi Kebutuhan Pokok Demi Produk Viral

Survei: Konsumen Rela Tak Penuhi Kebutuhan Pokok Demi Produk Viral

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:31 WIB

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:02 WIB

Masyarakat Tak Tertarik Program dan Visi, 95,5% Faktor Pemenangan Pemilu Karena Ini

Masyarakat Tak Tertarik Program dan Visi, 95,5% Faktor Pemenangan Pemilu Karena Ini

News | Sabtu, 10 Februari 2024 | 00:56 WIB

Belajar dari Tutupnya JD.ID, Ini 3 Penyebab Kegagalan Bisnis Menurut Ahli

Belajar dari Tutupnya JD.ID, Ini 3 Penyebab Kegagalan Bisnis Menurut Ahli

Your Say | Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:50 WIB

13 Brand Raih Penghargaan Indonesia Brand Forum 2022

13 Brand Raih Penghargaan Indonesia Brand Forum 2022

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 10:49 WIB

Yuswohady Bongkar Tiga Trik Jitu Sukses Dalam Berbisnis Pasca Hantaman Pandemi di IBF 2022

Yuswohady Bongkar Tiga Trik Jitu Sukses Dalam Berbisnis Pasca Hantaman Pandemi di IBF 2022

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 10:42 WIB

Terkini

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:43 WIB

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:37 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:35 WIB

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:34 WIB

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Hitung Pakai Cara Ini

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Hitung Pakai Cara Ini

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:31 WIB

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:30 WIB

×