KPU dan Otorita IKN Saling Tuding! 11 Ribu Pekerja IKN Terancam Golput

Bella

Selasa, 13 Februari 2024 | 21:08 WIB
KPU dan Otorita IKN Saling Tuding! 11 Ribu Pekerja IKN Terancam Golput
Ilustrasi Pekerja IKN Nusantara. [Istimewa]

Suara.com - Sebanyak sebelas ribu lebih pekerja kontruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) terancam Golput karena tak bisa mencoblos pada Pemilu 2024.

Ribuan pekerja yang berasal dari berbagai wilayah ini tidak bisa memberikan hak suara lantaran tak terdaftar sebagai daftar pemilih tambahan.

Untuk diketahui, jumlah pekerja kontruksi proyek IKN Nusantara mencapai 15.000 orang. Namun begitu, hanya ada 3266 orang pekerja yang terverifikasi telah melakukan proses pindah memilih di sekitar wilayah IKN.

Sisanya, sekitar 11.734 pekerja terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena diduga masih terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kampung halaman masing-masing.

Seharusnya para pekerja ini dapat memilih dengan mudah di sekitar wilayah IKN Nusantara jika melakukan proses pindah memilih. Sayangnya pengurusan pindah memilih telah selesai masanya pada 7 februari lalu.

Keterlambatan para pekerja dalam mengurus pindah memilih diduga karena minimnya informasi.

“Enggak ada yang dapat info soalnya. Dari sini pun enggak ada pengumuman, sama sekali,” kata salah satu pekerja yang identitasnya disamarkan demi keamanan, seperti dikutip dari BBC jejaring suara.com, Selasa.

Padahal, menurut keterangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara, Irwan Syahwana, pihaknya telah tujuh kali mengirim surat kepada Otorita IKN terkait pindah memilih para pekerja.

Irwan mengaku telah meminta Otorita IKN menyerahkan data para pekerja agar dapat diproses pindah memilih, namun tak kunjung diberikan.

baca juga

“Kami bersurat lebih dari tujuh kali, kami sosialisasi luar biasa intensnya bahkan kami difasilitasi oleh Polda untuk bertemu dengan empat balai besar di bawah kementerian agar segera memberikan data," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya menyangkal pihaknya lalai atau terlambat menyerahkan data para pekerja. Menurutnya, para pekerja terlalu lama berpikir untuk menentukan tempat pencoblosan.

“Sebetulnya yang terlambat memutuskan orang-orangnya. Kalau mereka dari awal, ‘saya pak, daftar di sini’, terus mereka ngomong sama pimpinannya, mandor, manajer, sampai pemberi kerja, lalu data yang kita minta ke pemberi kerja diberikan, kita sampaikan ke KPU,” kata Jaka.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yunarto Wijaya Samakan Nasib Jokowi Seperti Duterte, Dikhianati Orang yang Didukung

Yunarto Wijaya Samakan Nasib Jokowi Seperti Duterte, Dikhianati Orang yang Didukung

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 21:07 WIB

Deretan Nama-nama Unik saat Pemilu, Ada Tuhan, Pocong Hingga Menang Prabowo

Deretan Nama-nama Unik saat Pemilu, Ada Tuhan, Pocong Hingga Menang Prabowo

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:59 WIB

Kapan Quick Count Pemilu Boleh Diumumkan? Ketahui Ketentuannya Menurut Undang-undang

Kapan Quick Count Pemilu Boleh Diumumkan? Ketahui Ketentuannya Menurut Undang-undang

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:53 WIB

Bacaan Doa Sebelum Mencoblos di Pemilu 2024, Agar Hati Mantap dan Tidak Salah Memilih Pemimpin

Bacaan Doa Sebelum Mencoblos di Pemilu 2024, Agar Hati Mantap dan Tidak Salah Memilih Pemimpin

Religi | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:49 WIB

Jelang Pencoblosan, Mahfud MD: Optimis Berjalan Baik dan Hasil Cukup Menyenangkan

Jelang Pencoblosan, Mahfud MD: Optimis Berjalan Baik dan Hasil Cukup Menyenangkan

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:47 WIB

Cuitannya Tentang Dirty Vote Dilaporkan, Cak Imin Tunjukkan Reaksi Santai

Cuitannya Tentang Dirty Vote Dilaporkan, Cak Imin Tunjukkan Reaksi Santai

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:45 WIB

PSSI Bongkar Cara Pemain Timnas Indonesia Nyoblos Pemilu 2024 di Luar Negeri

PSSI Bongkar Cara Pemain Timnas Indonesia Nyoblos Pemilu 2024 di Luar Negeri

Bola | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:40 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×