Aksi di Depan Kantor Komnas HAM, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Adili Prabowo

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 14 Februari 2024 | 02:00 WIB
Aksi di Depan Kantor Komnas HAM, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Adili Prabowo
Aksi Koalisi Masyarakat Sipil di depan Kantor Komnas HAM mendesak pengusutan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, penghilangan aktivis Tahun 1997 hingga 1998. [Ist]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, di antaranya penculikan dan penghilangan paksa pada Tahun 1997-1998.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya mengatakan, Prabowo secara langsung mengakui di hadapan publik sebagai salah satu pelaku yang terlibat dalam penculikan dan penghilangan paksa aktivis pada 1997-1998.

Hal itu, kata Dimas, dilakukan langsung Prabowo saat meminta maaf kepada Agus Jabo dan Budiman Sudjamiko, dalam acara 'Suara Muda Indonesia Untuk Prabowo-Gibran' di JCC, Senayan, pada Minggu (28/1/2024) lalu.

"Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada Agus Jabo dan Budiman Sudjatmiko," kata Dimas melalui keterangan tertulis koalisi masyarakat sipil, yang diterima Suara.com, Selasa (13/2/2024).

"Prabowo secara langsung di depan publik mengakui bahwa pernah melakukan pengejaran terhadap aktivis prodemokrasi di medio 1997-1998," tambahnya.

Dimas melanjutkan, hal serupa juga pernah dikemukakan oleh Budiman, yang saat itu mengaku telah menanyakan hal penghilangan paksa pada 1997-1998 kepada Prabowo .

"Pada intinya menegaskan bahwa Prabowo Subianto mengakui dirinya melakukan tindakan tersebut," ucapnya.

Dimas menilai, pengakuan tersebut cukup untuk dijadikan bukti petunjuk bagi Komnas HAM, dalam membuka kasus kejahatan pelanggaran HAM berat penghilangan aktivis di antara Tahun 1997 hingga 1998.

"Meskipun sebagian korban penghilangan paksa sudah dikembalikan, proses hukum tentu saja harus terus berjalan terhadap seluruh pelaku yang terlibat," ucapnya.

baca juga

Dimas mencatat, hingga saat ini masih ada 13 orang aktivis yang masih belum diketahui nasibnya yang hingga kini keberaadaan mereka masih menjadi tanda besar.

"Sampai saat ini, masih terdapat 13 orang yang belum kembali dan tidak diketahui keberadaannya sehingga, kasus ini masih jauh dari kata tuntas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Prabowo Diperiksa terkait Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Prabowo Diperiksa terkait Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:59 WIB

Istri Munir Sentil Harusnya Prabowo Dulu Tidak Lari ke Yordania

Istri Munir Sentil Harusnya Prabowo Dulu Tidak Lari ke Yordania

News | Senin, 12 Februari 2024 | 13:28 WIB

Berisi Masa Lalu Prabowo, Poster Besar 'Mereka Semua Diculik Tim Mawar' Bikin Geger

Berisi Masa Lalu Prabowo, Poster Besar 'Mereka Semua Diculik Tim Mawar' Bikin Geger

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 19:55 WIB

Terkini

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

×