Mahfud MD Sebut Video Hoax Ini Lucu

Muhammad Yunus | Suara.com

Minggu, 25 Februari 2024 | 10:36 WIB
Mahfud MD Sebut Video Hoax Ini Lucu
Video hoax beredar di media sosial menampilkan gambar Calon Wakil Presiden Mahfud MD [Suara.com/Instagram Mahfud MD]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Mahfud MD mengomentari sebuah video hoax yang beredar di media sosial. Dalam video, terlihat Mahfud MD mengomentari proses Pemilu.

Namun dalam video tersebut terdapat beberapa kejanggalan. Salah satunya, kacamatan yang digunakan Mahfud MD.

"Yang tidak kalah lucu adalah kacamata, masih pakai yang lama, bukan yang sekarang saya pakai," tulis Mahfud MD di akun instagramnya.

Mahfud MD menyebut wawancara tersebut terjadi pada tahun 2019. Namun digabung dengan video baru berisi calon Presiden Prabowo Subianto. Seolah-olah Mahfud MD membela proses pemilu yang sekarang digelar KPU.

"Anda lihat video ini. Tangan jahil mengedit dan memviralkan statement saya yang membela KPU, bahwa KPU sudah bekerja benar. Padahal ini video lama, pernyataan saya pada Pemilu thn 2019 yang digabungkan dengan gambar-gambar baru," ungkap Mahfud.

Saat 2019, kata Mahfud, aplikasi yang digunakan oleh KPU namanya Situng. Bukan Sirekap yang sekarang masih digunakan meski banyak kesalahan dalam perhitungannya.

"Makanya ada kata Situng, padahal sekarang namanya Sirekap. Ada juga sebutan daerah tertentu yang dimenangkan oleh Prabowo padahal sekarang dimenangkan oleh AMIN (Sumbar). Yang tidak kalah lucu adalah kacamata, msh pakai yang lama, bukan yg skrg saya pakai," tulis Mahfud.

Jadi, kata Mahfud, video itu adalah video tahun 2019 ketika Situngnya KPU diserang, dipelintir seakan-akan itu baru.

"Gambarnya saja yang diedit dengan aktivitas KPU yang sekarang," katanya.

KPU Gelar PSU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia memantau proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024 pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah daerah.

"Kami atas nama penyelenggara mohon maaf, mewakili pelaksana daerah kalau ada kekurangan dan hal yang salah pada 14 Februari kemarin," ujar Komisioner membidangi bagian hukum KPU RI Mochammad Afifuddin.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan kurang lebih ada sekitar 1.400 TPS di seluruh Indonesia melakukan PSU. Selain itu, ada juga ada yang masih melakukan pemungutan susulan di daerah Demak sebanyak 108 TPS.

Ia mengaku menjamin keamanan penyelenggara Pemilu 2024 saat PSU, karena proses pelaksanaan PSU keamanannya terjamin karena dijaga Kepolisian dan TNI.

"Aman ini, tentara ada, polisi ada, pokoknya aman. Ada jaminan terhadap keselamatan penyelenggara juga,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Dirujak Netizen Gara-gara Video Lebah: Super Ngawur!

Mahfud MD Dirujak Netizen Gara-gara Video Lebah: Super Ngawur!

News | Sabtu, 24 Februari 2024 | 20:28 WIB

Qodari Terang-terangan 'Remehkan' Ganjar-Mahfud Jelang Pilpres 2024: Nggak Bakal Masuk Putaran Kedua, Suaranya Hangus!

Qodari Terang-terangan 'Remehkan' Ganjar-Mahfud Jelang Pilpres 2024: Nggak Bakal Masuk Putaran Kedua, Suaranya Hangus!

Kotak Suara | Sabtu, 24 Februari 2024 | 20:27 WIB

Video Mahfud MD Kembali Viral, Ungkap Sulitnya Proses Pemakzulan Presiden Jokowi: Separo Ada di Koalisinya

Video Mahfud MD Kembali Viral, Ungkap Sulitnya Proses Pemakzulan Presiden Jokowi: Separo Ada di Koalisinya

News | Sabtu, 24 Februari 2024 | 18:09 WIB

Terkini

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB