Sentil Dugaan Kecurangan di Sirekap, Said Didu Sebut-sebut MU hingga Colek Mahfud MD

Galih Priatmojo | Suara.com

Minggu, 03 Maret 2024 | 19:45 WIB
Sentil Dugaan Kecurangan di Sirekap, Said Didu Sebut-sebut MU hingga Colek Mahfud MD
Kolase foto eks Sekretaris BUMN Said Didu dan Menko Polhukam Mahfud MD (Twitter @msaid_didu & Instagram @mohmahfudmd)

Suara.com - Muhammad Said Didu tampaknya punya cara agak laen untuk menyentil situasi politik terkini. Ia bahkan ikut mencolek Mahfud MD. 

Lewat unggahan terkininya, Muhammad Said Didu berupaya menyentil soal penyalahgunaan sirekap menggunakan analogi klub bola Manchester United atau MU

Mantan sekretaris BUMN di masa presiden SBY itupun tak lupa mencolek Mahfud MD yang diketahui merupakan penggemar MU. 

"Prof @mohmahfudmd yth, saya dapat info bahwa MU sekarang sedang meloby KPU agar skor City vs MU nanti malam dihitung lewat sirekap KPU agar MU bisa diatur menang," kicaunya seperti dikutip Minggu (3/3/2024).

Unggahan tersebut mendapat beragam komentar.

"Sekarang kita menyaksikan orang-orang pintar yang semoga memang berniat baik, bergerak bersuara, untuk menegakan keadilan dan kebenaran di negri ini, 
Apakah mereka akan mampu meluruskan demokrasi ini tanpa gerakan Rakyat, bila kebanyakan rakyat sudah tidak peduli untuk bergerak," tulis waji.

"UU jelas kok, hitung manual rujukannya, semua peserta pemilu sepakat juga. Mbok ya mantan pejabat melek napah. MMD itu paling paham model kecurangan, dia pengalaman di MK sdh khatam," tulis capita.

"Emang bisa begitu enak aja Sorry yeee.....  Sooooorrrrrrryyyyyyy yeeeeeeeeee," kata ricard.

"bilang sama MU main 2 putaran itu elegan & perlu wasit bersertifikasi internasoinal," kata insani. 

Diketahui aplikasi Sirekap Pemilu 2024 yang dikembangkan KPU terus menuai sorotan sejak dirilis pada gelaran pemilu tahun ini. 

Sehari sejak pemilu 2024 usai, banyak diantara netizen yang mengunggah mengenai dugaan kecurangan yang terjadi karena kesalahan sistem rekapitulasi suara yang direkap oleh Sirekap.

Sementara itu, pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi saat memberi keterangan pers seperti dikutip di YouTube Kompas TV mengaku publik cenderung skeptis dengan kinerja Sirekap yang dianggap gagal mengelola hasil data suara secara transparan.

"Pemberitaan mengenai dugaan kecurangan terkait kinerja sirekap sangat tinggi baik di media daring maupun media sosial. Ini menimbulkan sikap skeptis dari publik," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Romy PPP Ungkap Dua Modus Operasi Loloskan Partai Mawar ke Senayan

Romy PPP Ungkap Dua Modus Operasi Loloskan Partai Mawar ke Senayan

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 18:09 WIB

Kaget Ledakan Suara PSI di Sirekap, Eks Kader: Jejak Digital Tidak Bisa Bohong

Kaget Ledakan Suara PSI di Sirekap, Eks Kader: Jejak Digital Tidak Bisa Bohong

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 16:59 WIB

Suara Partai Mendadak Turun Drastis, PPP 'Semprot' KPU Gegara Sirekap

Suara Partai Mendadak Turun Drastis, PPP 'Semprot' KPU Gegara Sirekap

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 12:42 WIB

Terkini

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB