Viral Ceramah Pendeta Daud Tony Menjadi Dukun Kepercayaan Keluarga SBY, hingga Kalahkan Sai Baba Manusia Setengah Dewa

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 05 Maret 2024 | 15:21 WIB
Viral Ceramah Pendeta Daud Tony Menjadi Dukun Kepercayaan Keluarga SBY, hingga Kalahkan Sai Baba Manusia Setengah Dewa
Pendeta Daud Tony viral di media sosial TikTok saat mengaku menjadi Dukun dari keluarga SBY. [TikTok]

Suara.com - Video ceramah Pendeta Daud Tony viral di media sosial TikTok. Ia mengaku pernah menjadi dukun pengawal Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam video yang viral di TikTok @sam_kolut, ia menceritakan datang ke rumah pribadi SBY. Daud pun langsung mengerti siapa yang mengirim santet kepada keluarga Presiden ke-6 tersebut.

"Ke cikeas saya lihat, ada santet ini. Tek santet tingkat tinggi, kiriman India. Wah impor punya ini. Santet tingkat tinggi," ujarnya dikutip pada Selasa (5/3/2024).

"Langsung ibu (Ani Yudhoyono) ketemu saya, Daud saya panggil kamu, kamu pasti tahu. Penyantetnya ini bu? bener namanya ini, tokoh sakti India," tambahnya.

Ani Yudhoyono pun langsung menanyakan kesiapan Daud tersebut.

"Kamu bisa menghadapi enggak?" tanya Ani yang ditirukan Daud.

Daud mengungkapkan orang yang mengirim santet tersebut memiliki kekuatas yang besar.

"Ilmunya sama dengan saya sebelum bertobat. Baik kekuatan batin, maupun ilmu mistik, ilmu santetnya ilmu dalemnya. Alirannya sama, kesaktiannya sama. Imbang," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pilihannya hidup atau mati dalam pertarungan itu.

baca juga

"Saya belum pernah menghadapi lawan yang seimbang. Dalam hati saya, kalau pertarungan ini kalau dia yang mati atau dia yang mati," ceritanya.

Setelah itu, Daud pun mengajukan permintaan kepada SBY dan Ibu Negara saat itu.

"Tapi kalau ini tugas untuk keamanan negara, saya akan lakukan. karena saya tahu tidak boleh membantah, saya laksanakan tugas ini, tapi sebelum melakukan tugas ini, kalau saya gugur aku minta satu hal, tolong anak-anak saya dikuliahkan sampai selesai," ujarnya.

Usai menyelesaikan tugas, ia pun meminta SBY mencari tahu soal lawannya itu.

"Lawan mati, saya tahu, rasa putus nyawa, selesai tugas, Jenderal tolong cek di India. Target selesai. Tau enggak lawan saya itu siapa, 2011 Sai Baba," ujarnya.

Diketahui, Pemimpin spiritual yang oleh sebagian warga India diyakini sebagai manusia setengah dewa, Sathya Sai Baba, meninggal dunia Minggu (24/04 20211) pagi waktu India.

Menyadur dari BBC Indonesia, Sai Baba menghembuskan nafasnya yang terakhir pada pukul 7:40 pagi karena gagal jantung.

Ribuan orang berkumpul dekat rumah sakit untuk mendoakan keajaiban demi kesembuhan sang Guru.

Menurut jutaan orang di dunia yang mempercayainya, Baba memiliki kekuatan supranatural termasuk menyulap benda begitu saja, mengetahui kisah kehidupan orang di masa lalu, mampu mengobati penyakit mematikan, bahkan menghidupkan kembali orang yang sudah mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Annisa Pohan Bongkar Sifat Iriana saat Kunjungan Kerja, Hobi Belanja Seperti Ibu-ibu Lainnya?

Annisa Pohan Bongkar Sifat Iriana saat Kunjungan Kerja, Hobi Belanja Seperti Ibu-ibu Lainnya?

News | Selasa, 05 Maret 2024 | 09:46 WIB

Setir Sendiri Mobil Dinas, AHY Malah Dirujak: Pencitraannya Gagal, Gus

Setir Sendiri Mobil Dinas, AHY Malah Dirujak: Pencitraannya Gagal, Gus

News | Senin, 04 Maret 2024 | 21:30 WIB

Ini Perbedaan AHY dan SBY saat Ditunjuk Jadi Menteri

Ini Perbedaan AHY dan SBY saat Ditunjuk Jadi Menteri

Video | Senin, 04 Maret 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:26 WIB

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:12 WIB

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB