Jimly Asshiddiqie Sebut Tokoh Gentlement Yang Mau Terima Kalah Termasuk Ahok

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2024 | 11:48 WIB
Jimly Asshiddiqie Sebut Tokoh Gentlement Yang Mau Terima Kalah Termasuk Ahok
Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Jimly Asshiddiqie saat memimpin sidang putusan etik di Gedung MK, Jakarta, Selasa (7/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie mencuitkan pandangannya terkait sosok-sosok pejabat negeri yang gentlemen dan mau terima kekalahan tanpa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut Jimly Asshiddiqie mereka adalah Fauzi Bowo, Ahok dan Megawati. Ketiganya disebit menerima kekalahan pemilu pasca Keputusan KPU dan berbesar hati.

“Contoh tokoh2 'gentleman' yg siap terima kekalahan dlm pemilu pasca kputusan KPU & tdk mengajukan perkara ke MK. Pilgub DKI Jakarta 2012 (Fauzi Bowo dikalahkan Jokowi) & 2017 (Ahok dikalahkan Anies Baswedan) & Pilpres 2004 (Megawati berbesar hati terima kalah dari SBY),” ujarnya di X pada Rabu (6/3/2024).

Hal ini seolah menyindir capres dan partai yang hendak mengajukan gugatan ke MK dan hak angket atas hasil pemilu 2024. Diketahui bahwa usulan hal angket hingga gugatan ke MK ini digulirkan oleh kubu TPN Ganjar-Mahfud.

Atas pernyataan Jimly ini seorang warganet pun bertanya bagaimana dengan sikap Prabowo di pilpres sebelumnya. Diketahui Prabowo Subianto juga pernah mengajukan gugatan ke MK pasca dikalahkan Joko Widodo di Pilpres tahun 2019.

Namun Jimly punya jawaban lain terkait hal ini.

“Kalau soal Prabowo di pilpres 2019, meski ajukan perkara ke MK, tapi setelah dinyatakan 'kalah', Prabowo tampil aktif di depan massa utk meredakan kemarahan & menenangkan rakyat pendukungnya yg kecewa. Ini juga pnting sbg cermin sikap kenegarawanan,” balasnya.

Menanggapi ini, beberapa warganet pun ikut berpendapat termasuk mereka yang kontra terhadap pernyataan Jimly dan menyebutnya condong ke Prabowo.

“Prof gak sadar sedang dipancing. Dan ternyata umpannya ditelan gak pake kunyah. Ketahuan skrg bela Prabowo.?,” kata @risse***

“Argumen ini tdk menjawab bahwa prabowo tdk gentlemen (jika twit pertama dari prof diturunkan logikanya),” ujar @Imron***

“ya kan emang gitu. nanti juga Anies dan Ganjar klo dah pengumuman MK ya menerima. Makin lama aneh aja bapak ini,” ujar @abdul***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Kaesang Geram dengan Praktik Nepotisme: Malu Dong, Bikin Hancur Indonesia

Saat Kaesang Geram dengan Praktik Nepotisme: Malu Dong, Bikin Hancur Indonesia

News | Rabu, 06 Maret 2024 | 07:59 WIB

Pemerintah dan DPR Diminta Akomodasi Putusan MK Soal Ambang Batas Parlemen

Pemerintah dan DPR Diminta Akomodasi Putusan MK Soal Ambang Batas Parlemen

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 03:00 WIB

MK Putuskan Ambang Batas Parlemen Diubah, Pengamat: Presidential Threshold Juga

MK Putuskan Ambang Batas Parlemen Diubah, Pengamat: Presidential Threshold Juga

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 02:00 WIB

Terkini

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:51 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB