Kementerian Kelautan dan Perikanan Bakal Terlibat dalam Progam Makan Siang Gratis? Begini Kata Menteri KKP

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 06 Maret 2024 | 14:03 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan Bakal Terlibat dalam Progam Makan Siang Gratis? Begini Kata Menteri KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. [Antara]

Suara.com - Program makan siang gratis yang dicanangkan oleh pasanhan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming masih menjadi perbincangan hangat. Program tersebut direncanakan masuk ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) pada 2025 mendatang.

Kekinian pemerintah akan memberdayakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk jalankan program makan siang gratis. Lantas pihak mana saja yang akan juga dilibatkan dalam program tersebut?

Ditanya terkait apakah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan terlibat dalam program itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono buka suara. Belum dijelaskan secara gamblang keterlibatan KKP dalam program itu.

Mengingat program makan siang gratis tersebut merupakan rencana dari pemerintah yang baru nanti. Sehingga masih berada di level perencanaan. 

 "Makan siang gratis itu kan program pemerintah yang akan datang tapi disiapkan dari sekarang, ya kita, belum lah, itu kan masih di level perencanaan," kata Trenggono, ditemui usai mengisi kuliah umum di UGM, Rabu (6/3/2024).

Diberitakan sebelumnya, pemerintah berencana memulai program makan siang gratis besutan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Setidaknya butuh kurang lebih Rp 253,8 triliun untuk menjalankan program tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan sudah mulai melakukan uji coba program makan siang gratis dan pemberian susu gratis di Tanggerang, Banten.

Begitu juga dengan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. Ia bercerita sudah melakukan uji coba program makan siang gratis kepada siswa. 

Hasilnya, kebanyakan siswa justru mebawa pulang lauk dari makan siang yang mereka dapat. Prabowo berujar program uji coba makan siang gratis itu dilakukan di daerah Sukabumi, tepatnya di Kampung Cikembang.

baca juga

Sebanyak 3.000 siswa diberi makan siang setiap hari dalam uji coba program yang telah dilakukan.

"Dan kenyataan bahwa anak-anak itu makan tapi lauknya kadang dibungkus, dibawa ke rumah untuk keluarganya. Ini dua jam dari Ibu Kota, saya tidak rela negara saya begini," ujar Prabowo.

Melalui acara silaturahmi pada akhir pekan kemarin itu, Prabowo sekaligus menyampaikam alasannya di balik program makan siang gratis, yakni lantaran hampir 25 persen anak-anak di Indonesia tidak makan pagi.

"Memang benar program saya adalah makan siang untuk anak-anak Indonesia. Kenapa, hampir 25 persen tidak makan pagi tiap hari," tutur Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Program Makan Gratis Prabowo-Gibran di Sidang DPR, PKS: Jangan sampai Otak-atik Program BOS!

Kritik Program Makan Gratis Prabowo-Gibran di Sidang DPR, PKS: Jangan sampai Otak-atik Program BOS!

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 13:11 WIB

Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?

Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 11:23 WIB

Dedi Mulyadi Bikin Sensai Baru, Kasih Usulan Ini untuk Program Makan Siang Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Sensai Baru, Kasih Usulan Ini untuk Program Makan Siang Gratis

News | Senin, 04 Maret 2024 | 19:29 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×