Kini Diketahui Punya Harta Triliunan, Sandiaga Uno Butuh Waktu 15 Tahun untuk Beli Rumah Cash

Galih Priatmojo | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2024 | 17:50 WIB
Kini Diketahui Punya Harta Triliunan, Sandiaga Uno Butuh Waktu 15 Tahun untuk Beli Rumah Cash
Menparekraf Sandiaga Uno.(Dok. Istimewa)

Suara.com - Selain dikenal sebagai Menparekraf, Sandiaga Uno juga diketahui merupakan seorang pengusaha sukses dengan nilai kekayaan yang bejibun.

Tapi siapa kira, mantan Wakil Gubernur DKI itu mengawali hidupnya dengan kondisi prihatin.

Hal itu diungkapkan Sandiaga Uno saat mendapat pertanyaan dari awak media soal rumah pertama yang dibelinya.

Dalam video singkat yang diunggah di akun Twitternya, Sandiaga Uno mengungkapkan properti pertama yang dibelinya merupakan kredit alias KPR berjangka 30 tahun di Singapura.

Tapi karena krisis 98 memaksanya untuk kembali ke tanah air hidup bersama orang tuanya dengan kondisi prihatin.

"Pengalaman saya ini bisa layak jadi cerita saya itu beli pertama properti KPR 30 tahun di Singapura, begitu beli langsung krisis, Jebol. Jadi nilai properti sama nilai kreditnya tinggian nilai kreditnya. Gimana kemudian caranya kita minta dijadwalkan ulang sekaligus saya juga balik ke Indonesia," ungkapnya seperti dikutip Rabu (6/3/2024).

Sempat tinggal sementara waktu bersama orangtuanya, Sandiaga Uno dan istri kemudian memutuskan untuk sewa rumah dengan bantuan kredit dari orangtua.

"Nah pindah ke rumah orang tua karena waktu itu keadaan sangat prihatin, kemudian nyewa itu, saat pertama beli itu dapat kredit dari mertua, owh ada bunganya jadi dari mertua dibantu," bebernya.

Setelah kondisi ekonominya mulai stabil, ia mampu membeli rumah kedua dengan KPR secara mandiri.

Ia baru bisa membeli rumah secara kontan alias cash setelah 10-15 tahun menggeluti sebagai pengusaha.

"Punya rumah pertama. Kemudian bisa KPR sendiri, kemudian baru bisa beli cash itu setelah 10-15 tahun jadi pengusaha," terangnya.

"Susah banget waktu kali pertama beli KPR. karena kan pertama kali punya rumah itu, jadi kita masuk dalam satu kamar saja tapi diselesaikan itu. Total bangunnya 1 tahun, selesaikannya 2,5 tahun sampai pernak perniknya selesai," imbuhnya.

Sandi menambahkan meski telah memiliki sejumlah properti ia tak menjual rumah pertama yang dibelinya secara KPR di Singapura.

"Yang di Singapura masih, disewakan, itu tidak dijual karena rumah kenang-kenangan," terangnya.

Sandiaga Uno sendiri diketahui merupakan salah satu menteri Jokowi yang tergolon tajir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Korupsi yang Seret Sekjen DPR RI KPK: Mark Up Harga!

Dugaan Korupsi yang Seret Sekjen DPR RI KPK: Mark Up Harga!

News | Rabu, 06 Maret 2024 | 17:07 WIB

Dijual Rp300 Miliar, Intip Fasilitas Rumah Megah Milik Alshad Ahmad

Dijual Rp300 Miliar, Intip Fasilitas Rumah Megah Milik Alshad Ahmad

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2024 | 15:46 WIB

Alasan Alshad Ahmad Lepas Rumah Rp300 Miliar, Ada Ruang Rahasia?

Alasan Alshad Ahmad Lepas Rumah Rp300 Miliar, Ada Ruang Rahasia?

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 15:12 WIB

Bukan Cuma Bikin Kesepian, Ini Alasan Sebenarnya Alshad Ahmad Jual Rumah Rp300 Miliar

Bukan Cuma Bikin Kesepian, Ini Alasan Sebenarnya Alshad Ahmad Jual Rumah Rp300 Miliar

Entertainment | Rabu, 06 Maret 2024 | 11:32 WIB

Terkini

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB