Mengapa Amerika Serikat Belum Ucapkan Selamat ke Prabowo? Ini Kata Pakar

Wakos Reza Gautama

Kamis, 14 Maret 2024 | 04:10 WIB
Mengapa Amerika Serikat Belum Ucapkan Selamat ke Prabowo? Ini Kata Pakar
Ilustrasi Prabowo Subianto. Mengapa Amerika Serikat belum ucapkan selamat ke Prabowo? [Instagram/prabowo]

Suara.com - Di tengah banjirnya ucapan selamat dari pemimpin dunia kepada Prabowo Subianto, ada sejumlah negara yang hingga detik ini belum memberi ucapan selamat ke capres nomor urut 02 itu.

Salah satu negara yang belum mengucapkan selamat ke Prabowo adalah negara adidaya Amerika Serikat. Bagi Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi hal ini sangat menarik.

Sebab pemimpin negara-negara besar lain seperti Rusia, Inggris, Turki, sudah mengucapkan selamat lebih awal ke Prabowo. 

Baca Juga:

Polemik Penggusuran Rumah Warga di IKN, Said Didu: Bapak Presiden Semoga Masih Punya Nasionalisme

Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'

"Tapi hingga beberapa waktu lalu, misalnya Biden belum mengucapkan selamat ke Prabowo atau representasi dari pemerintah Amerika," kata Burhanuddin dikutip dari Youtube tvOneNews.

Menurut Burhan, apakah Presiden AS Joe Biden menunggu terlebih dahulu proses penghtungan di KPU sehingga lebih formal ucapan selamat yang mereka sampaikan ataukah ada masalah lain.

Pakar Hubungan Internasional Hikmahanto Juwana memberikan analisanya mengenai sikap Amerika Serikat ini. Menurut dia ada dua hal yang membuat AS belum memberi ucapan selamat ke Prabowo.

baca juga

Pertama kata dia, di AS biasanya tradisinya adalah setelah KPU menyampaikan hasil baru mereka menyampaikan selamat.

Kedua menurut Hikmahanto, AS punya pengalaman isu masalah kecurangan dan sebagainya dalam konteks Joe Biden mengunggguli Presiden Donald Trump.

"Itu kan juga ada proses sama yang seperti kita alami di Indonesia. Mungkin Joe Biden akan hati-hati sekali dalam menyampaikan ucapan selamat ke Prabowo," ujar dia.

Hikmahatno yakin tidak ada maksud-maksud politis yang sifatnya bisa merugikan hubungan kedua negara di balik sikap Joe Biden terhadap Pilpres RI.

"Misal Joe Biden tidak setuju Prabowo jadi presiden bisa diarahkan ke masalah politis dan AS akan kehilangan pengaruh ke Indonesia. dan Indonesia justru akan mendekat ke China sesuatu yang tidak dikehendari Amerika Serikat," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna Politis Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia ke Prabowo Subianto

Makna Politis Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia ke Prabowo Subianto

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 21:12 WIB

Netizen Penasaran Prabowo Tak Bikin Caption Foto Bersama Titiek Soeharto

Netizen Penasaran Prabowo Tak Bikin Caption Foto Bersama Titiek Soeharto

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 21:02 WIB

Prabowo-Gibran Belum Resmi Menang, Pengrajin Bingkai Ini Pede Pamerkan Foto Presiden-Wakil Presiden 2024

Prabowo-Gibran Belum Resmi Menang, Pengrajin Bingkai Ini Pede Pamerkan Foto Presiden-Wakil Presiden 2024

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 20:32 WIB

KawalPemilu Diserang Pendukung Paslon yang Kalah, Burhanuddin Muhtadi Ibaratkan Orang Sakit Keras

KawalPemilu Diserang Pendukung Paslon yang Kalah, Burhanuddin Muhtadi Ibaratkan Orang Sakit Keras

News | Rabu, 13 Maret 2024 | 19:02 WIB

Begini Kata AHY Soal Posisi Demokrat di Kabinet Baru Jika Prabowo-Gibran Resmi Menang

Begini Kata AHY Soal Posisi Demokrat di Kabinet Baru Jika Prabowo-Gibran Resmi Menang

Kotak Suara | Rabu, 13 Maret 2024 | 17:31 WIB

Terkini

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

×