Gelar Seruan Salemba 2024, Guru Besar se-Jabodetabek Ungkit Penyalahgunaan Kekuasaan

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Kamis, 14 Maret 2024 | 21:13 WIB
Gelar Seruan Salemba 2024, Guru Besar se-Jabodetabek Ungkit Penyalahgunaan Kekuasaan
Sejumlah guru besar dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi berkumpul di Universitas Indonesia atau UI, Salemba, Jakarta, Kamis, (14/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah guru besar hingga akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek berkumpul di Aula IMERI Universitas Indonesia (UI), Kampus Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024). Mereka mengeluarkan pernyataan sikap bertajuk Seruan Salemba 2024.

Aksi ini dilakukan dalam menyikapi perkembangan situasi nasional belakangan ini.

Salah satu Guru Besar UI, Sulistyowati Irianto, mengatakan para ilmuwan memikul beban kepemimpinan moral dan intelektual. Intuk itu mereka merasa punya sikap politik dan penilaian kritis yang mengacu kebenaran ilmiah dan kepekaan sosial.

Sulistyowati menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengkhianati amanat konstitusi.

"Konstitusi mewajibkan presiden, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, untuk berdiri di atas semua golongan tanpa terkecuali. Namun amanat konstitusi tersebut tidak dilaksanakan semata demi kepentingan kekuasaan," kata Sulistyowati, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/3/2024).

Konstitusi, lanjut Sulistyowati, mewajibkan presiden mematuhi hukum dan kemandirian peradilan.

Meski demikian, mereka menilai telah terjadi penyelagunaan kekuasaan dengan rekayasa hukum (politisasi yudisial) yang meruntuhkan demokrasi.

"Diubahnya berbagai aturan dan kebijakan melemahkan pemberantasan korupsi dan merugikan hak rakyat, dari bidang kesehatan, ketenagakerjaan, hingga mineral dan pertambangan yang berakibat tersingkirnya masyarakat adat, hutan, dan kepunahan keanekaragaman hayati sebagai sumber pengetahuan, pangan, dan obat-obatan," ucap Sulis.

Sementara itu, Guru Besar UI, Balina Singka mengatakan, jika selama ini bantuan sosial hanya digunakan untuk pembiaran terhadap kemiskinan.

baca juga

Padahal, sambung Balina, penghapusan kemiskinan dilakukan dengan upaya memperluas lapangan kerja di segala bidang, meningkatkan kapasitas penduduk usia muda agar punya akses pendidikan setinggi-tingginya, memiliki inovasi untuk menghasilkan produk sains, teknologi, kesenian dan beragam produk budaya.

Tak hanya itu, selama pemerintahan Jokowi terus bermunculan kebijakan yang mereduksi substansi pendidikan menjadi urusan administratif semata.

Sejumlah guru besar dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi berkumpul di Universitas Indonesia atau UI, Salemba, Jakarta, Kamis, (14/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah guru besar dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi berkumpul di Universitas Indonesia atau UI, Salemba, Jakarta, Kamis, (14/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Para pengajar dibebani berbagai borang penilaian, sementara substansi dan profesionalisme pendidik terabaikan,” katanya.

Lebih lanjut, terjadi kekerasan simbolik atau budaya demi membenarkan tindakan mempertahankan kekuasaan. Masalahnya, menurut mereka, kekerasan simbolik adalah awal bagi pembenaran kekerasan psikologis, termasuk intimidasi.

"Seperti yang menimpa para Guru Besar di berbagai universitas khususnya di Jawa Tengah usai menyatakan sikapnya. Selanjutnya kekerasan budaya juga akan menjadi pembenaran bagi kekerasan fisik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Api Demokrasi Meredup, Akademisi Berkumpul di UI Sampaikan 7 Tuntutan

Api Demokrasi Meredup, Akademisi Berkumpul di UI Sampaikan 7 Tuntutan

Foto | Kamis, 14 Maret 2024 | 17:10 WIB

Anggap Pemilu 2024 Terburuk dalam Sejarah, Sekber F-PDR Kecam Penyalahgunaan Kekuasaan Jokowi

Anggap Pemilu 2024 Terburuk dalam Sejarah, Sekber F-PDR Kecam Penyalahgunaan Kekuasaan Jokowi

News | Sabtu, 09 Maret 2024 | 14:33 WIB

So Sweet! Ini Kisah Pasangan Suami Istri Kuliah, Lulus Hingga Dikukuhkan Jadi Guru Besar UGM Bersama

So Sweet! Ini Kisah Pasangan Suami Istri Kuliah, Lulus Hingga Dikukuhkan Jadi Guru Besar UGM Bersama

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:54 WIB

Reaksi Guru Besar Lihat Prabowo Terima Pangkat Jenderal Kehormatan: Melecehkan Sejarah!

Reaksi Guru Besar Lihat Prabowo Terima Pangkat Jenderal Kehormatan: Melecehkan Sejarah!

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 15:02 WIB

Terkini

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:45 WIB

3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit

3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:40 WIB

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:36 WIB