Mahasiswa Muslim Diserang saat Sedang Salat Tarawih di Asrama

Liberty Jemadu

Senin, 18 Maret 2024 | 20:28 WIB
Mahasiswa Muslim Diserang saat Sedang Salat Tarawih di Asrama
Sejumlah mahasiswa Muslim di India diserang ketika sedang menjalankan Salat Tarawih di asrama pada Sabtu malam (16/3/2024). (Pexels)

Suara.com - Sejumlah mahasiswa muslim di Universitas Gujarat, India diserang saat sedang menjalankan Salat Tarawih pada akhir pekan kemarin. Dalam peristiwa itu lima mahasiswa dirawat karena cedera dan lima orang pelaku penyerangan ditahan.

Otoritas setempat, kepada BBC, mengatakan bahwa serangan itu terjadi pada Sabtu malam (16/3/2024) di sebuah asrama khusus mahasiswa asing yang berkuliah di Universitas Gujarat, India bagian barat.

Komisaris Polisi Kota Ahmedabad, GS Malik mengatakan serangan itu dilakukan oleh puluhan orang yang memprotes adanya Salat Tarawih di dalam asrama. Para korban diminta untuk melaksanakan salat di masjid.

"Mereka bertengkar, lalu para korban diserang dan dilempari batu. Mereka juga merusak kamar-kamar di asrama," terang Malik.

Dalam video yang beredar viral di media sosial terlihat sejumlah orang degnan beringas menyerang para mahasiswa asing tersebut, merusak pintu-pintu kamar dan melempar batu. Para penyerang melakukan aksi mereka sembari meneriakkan slogan-slogan Hindu.

Tiga dari korban cedera sudah keluar dari rumah sakit. Dua korban lagi masih dirawat, tetapi kondinya stabil.

Navid Siddique, mahasiswa asal Afghanistan yang menjadi korban dalam serangan itu, bercerita bahwa ia dan mahasiswa lain sedang menjalankan Salat Tarawih ketika tiga orang masuk ke asrama untuk melakukan protes.

"Setelah berdebat, mereka datang lagi dengan massa yang lebih banyak. Mereka membawa batu, pipa besi dan menyerang kami," terang dia.

Polisi setempat mengatakan sekitar 300 mahasiswa asing, termasuk dari Afghanistan, Sri Lanka dan Afrika, menempuh pendidikan di kampus tersebut. Adapun para mahasiswa yang menjadi korban adalah penerima beasiswa dari Dewan Hubungan Kebudayaan India, yang disokong pemerintah pusat India.

baca juga

Pihak kampus sendiri berkilah keributan itu bukan karena masalah ibadah.

"Menurut informasi yang kami terima, salah bukan masalah utama," kata Neerja A Gupta, yang mewakili Universitas Gujarat.

Lebih lanjut Gupta mengatakan bahwa pihaknya akan memindahkan para mahasiswa asing itu ke asrama baru, yang memiliki keamanan serta fasilitas lebih bagus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Respons soal Polemik Tarawih Kilat: Nggak Tarawih Aja Boleh, Tapi...

Menag Respons soal Polemik Tarawih Kilat: Nggak Tarawih Aja Boleh, Tapi...

News | Senin, 18 Maret 2024 | 19:08 WIB

Mahfud MD Lagi Ngomongin Film India, Malah Dianggap Sindir 02

Mahfud MD Lagi Ngomongin Film India, Malah Dianggap Sindir 02

News | Senin, 18 Maret 2024 | 10:33 WIB

Detik-detik Salat Tarawih Kilat di Indramayu 23 Rakaat Cuma 7 menit

Detik-detik Salat Tarawih Kilat di Indramayu 23 Rakaat Cuma 7 menit

Video | Minggu, 17 Maret 2024 | 18:30 WIB

Ini Tempat Salat Tarawih dengan Durasi Paling Lama di Indonesia, Lafalkan 30 Juz selama 8 Jam

Ini Tempat Salat Tarawih dengan Durasi Paling Lama di Indonesia, Lafalkan 30 Juz selama 8 Jam

Lifestyle | Minggu, 17 Maret 2024 | 14:52 WIB

India Terapkan UU Diskriminatif! Picu Kemarahan Umat Muslim

India Terapkan UU Diskriminatif! Picu Kemarahan Umat Muslim

News | Kamis, 14 Maret 2024 | 09:18 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×