Ketum Projo Ungkap Tujuan Jokowi Titip Salam ke Cak Imin Lewat Dua Menteri PKB

Erick Tanjung, Rakha Arlyanto

Selasa, 19 Maret 2024 | 16:21 WIB
Ketum Projo Ungkap Tujuan Jokowi Titip Salam ke Cak Imin Lewat Dua Menteri PKB
Ketua Umum Projo sekaligus Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Ketua Umum Pro Jokowi atau Projo, Budi Arie Setiadi membeberkan tujuan Presiden Jokowi menitipkan salam kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ketika dua menteri PKB dipanggil ke Istana. Budi mengatakan bahwa Jokowi ingin ada persatuan secara nasional pasca Pemilu 2024.

"Ya sinyal bahwa persatuan nasional penting," kata Budi ditemui wartawan di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2024).

Budi menilai Indonesia memerlukan persatuan dalam lingkup nasional. Oleh sebab itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tersebut menyebut upaya Jokowi saat memanggil dua menteri PKB ke Istana mesti didukung.

"Negara kita memang memerlukan persatuan nasional untuk menjadi negara maju. Jadi upaya apa pun untuk membangun persatuan Indonesia persatuan masyarakat, kita harus dukung penuh," ucap Budi.

Ketika ditanyai terkait pemanggilan dua menteri PKB adalah cara Jokowi untuk menghambat pengguliran hak angker kecurangen Pemilu, Budi enggan menjawabnya.

"Kamu nanya, kamu udah tahu jawabannya, udah gitu aja lah," kata Budi menunjuk seorang awak media di lokasi.

Sebelumya diberitakan, Ketua DPW PKB Abdul Halim Iskandar memastikan hubungan antara PKB dan Jokowi baik-baik saja dan tidak ada masalah. Jokowi justru menyampaikan salam lewat Halim untuk PKB Cak Imin.

Salam itu disampaikan Jokowi saat menerima kehadiran Halim selaku Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) di Istana Kepresidenan.

Halim hadir bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang juga merupakan Wakil Ketua Umum PKB.

baca juga

"Pak presiden juga memberikan selamat kepada kita dan menyampaikan titip salam juga kepada Ketua Umum, Pak Muhaimin Iskandar, dan ya beliau merasa bagus lah pencapaian-pencapaian PKB karena sudah semakin merata suara PKB," ujar Halim di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/3).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Sebut Jutaan Konten Hoaks Bertebaran di TikTok Hingga Facebook Saat Pemilu 2024

Menkominfo Sebut Jutaan Konten Hoaks Bertebaran di TikTok Hingga Facebook Saat Pemilu 2024

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 16:15 WIB

2 Insiden Saat Jokowi Kunker di Sumut: Spanduk Emak-emak Direbut, Kakek Wafat Usai Dihadang

2 Insiden Saat Jokowi Kunker di Sumut: Spanduk Emak-emak Direbut, Kakek Wafat Usai Dihadang

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2024 | 15:55 WIB

Ketum Projo Klaim Kaesang dan Erina Gudono Tak Akan Maju Pilkada 2024, Alasannya?

Ketum Projo Klaim Kaesang dan Erina Gudono Tak Akan Maju Pilkada 2024, Alasannya?

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 15:35 WIB

Terkini

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

×