Ahmad Sahroni Sindir Ormas Bagus Dan Hebat Setelah Minta Dirinya Ditangkap KPK

Eviera Paramita Sandi

Senin, 25 Maret 2024 | 10:41 WIB
Ahmad Sahroni Sindir Ormas Bagus Dan Hebat Setelah Minta Dirinya Ditangkap KPK
Bendum Partai Nasdem Ahmad Sahroni saat memenuhi panggilan KPK terkait kasus korupsi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Politisi Nasdem Ahmad Sahroni gerah dengan postingan bertuliskan nama salah satu ormas  yang diunggah di media sosial. Postingan tersebut mendorong KPK untuk menangkap dirinya.

“Ini ormas Bagus n hebat loh... emang kenapa sm saya ??.Mau Mauan amat di suruh orang untuj Hajar gw ?Emang di kasih Harapan apa sm yg suruh ??!,” tulisnya pada caption Instagram, senin (25/3/2024).

Pada postingan ormas yang bertuliskan HMI tersebut bertuliskan bahwa HMI mendorong KPK RI segera menetapkan Ahmad Sahroni sebagai tersangka karena diduga keterlibatan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Bahkan di postingan yang diunggah Ahmad Sahroni itu terdapat foto Ahmad Sahroni yang ditulisi Tangkap. Adapun postingan itu merupakan seruan aksi yang akan dilakukan pada 1 april 2024 di KPK RI dan Nasdem Tower.

Namun demikian saat ditelusuri di akun resmi HMI dan akun yang di tandai oleh Ahmad Sahroni, postingan tersebut tidak ditemukan.

Akun @pbhmimpo.official pun memberikan klarifikasi di Instagram stories bahwa poster yang diunggah Ahmad Sahroni di akunnya adalah bentuk pencatutan nama organisasi.

“Terkait dengan poster yang beredar yang mengatasnamakan PB HMI MPO tidak pernah membuat dan merencanakan aksi tersebut. Demikian klarifikasi sebagai bentuk respons karena bang @ahmadsahroni88 menandai akun kami di postingan tersebut. Terima kasih," tulis akun tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya Ahmad Sahroni yang merupakan bendahara umum partai Nasdem dipanggil KPK RI. Ternyata ia dicecar soal terkait aliran dana dari eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri menyebut bahwa Ahmad Sahroni diperiksa sebagai saksi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) SYL pada Jumat (22/3/2024).

baca juga

"Dikonfirmasi antara lain dugaan adanya aliran uang dari tersangka SYL untuk kepentingan partai di mana Tersangka dimaksud adalah salah satu kadernya," kata Ali,Senin (25/3/2024).

Sahroni membenarkan partainya menerima aliran dana dari SYL senilai Rp 860 juta. Namun sebanyak Rp 820 juta telah dikembalikan ke rekening penampungan KPK tiga bulan lalu dan sisanya dikembalikan saat dirinya diperiksa.

Warganet yang melihat postingan Ahmad Sahroni ini pun turut berkomentar :

“Lu sih bang, minggu lalu di ajak ngopi2 nolak melulu, di gas deh,” ujar @broro**

“Apakah mereka pendemo bayaran nasi kotak?” ujar @nonk***

“Pak @ahmadsahroni88 sudah mengecek posternya valid atau tidak? Karena saya kok gak yakin ya kalau @officialpbhmi akan membuat poster dan ajakan negatif seperti ini. Bisa jadi ada oknum yg memang ingin mengadu domba untuk mengambil keuntungan sendiri,” ujar @kiki***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bidak Politik Surya Paloh: Merangkul Prabowo, Gugatan Pilpres Tetap Lanjut

Bidak Politik Surya Paloh: Merangkul Prabowo, Gugatan Pilpres Tetap Lanjut

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 03:59 WIB

Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Pemerasan Firli Bahuri: Kita Tinggal Fase Terakhir

Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Pemerasan Firli Bahuri: Kita Tinggal Fase Terakhir

Video | Senin, 25 Maret 2024 | 07:00 WIB

Usai Prabowo Temui Surya Paloh, Kini Giliran Anies Kunjungi NasDem Tower: Tak Disambut Surya Paloh dan Karpet Merah

Usai Prabowo Temui Surya Paloh, Kini Giliran Anies Kunjungi NasDem Tower: Tak Disambut Surya Paloh dan Karpet Merah

Video | Minggu, 24 Maret 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

×