7 Fakta Terbaru Bocah Depresi HP Dijual Ibu di Cirebon, Gejala Setahun Sekali hingga Pernah Menghilang

Rifan Aditya

Rabu, 15 Mei 2024 | 14:47 WIB
7 Fakta Terbaru Bocah Depresi HP Dijual Ibu di Cirebon,  Gejala Setahun Sekali hingga Pernah Menghilang
Fakta-fakta Bocah Depresi HP Dijual Ibu di Cirebon - Ilustrasi anak depresi (freepik)

Suara.com - Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, seorang ibu menjual Handphone (HP) anaknya. Namun hal itu justru menjadi boomerang karena si bocah menjadi depresi. Simak, fakta-fakta bocah depresi HP dijual ibu di Cirebon selengkapnya di artikel ini.

Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun di Cirebon, Jawa Barat viral di sosial media karena mengalami depresi usai ibunya jual handphonenya. Ibunya terpaksa menjual handphone anakya itu karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan harian. Fakta-fakta bocah depresi HP dijual ibu di Cirebon ternyata berlatar belakangkan masalah seperti berikut ini. 

1 Sang Ibu Tidak Mendapatkan Nafkah Suami

Sudah sekitar delapan bulan lamanya, sang ibu tidak diberi uang untuk memenuhi kebutuhan harian dari suaminya. Warga kecamatan Kesambi itu memutuskan menjual Hp anaknya.

Suaminya sendiri bekerja di luar kota sebagai kuli dan sudah delapan bulan tidak mengirim uang untuk memenuhi kebutuhan harian. HP itu sendiri dibeli setelah si anak menabung selama berbulan-bulan. Hasil usahanya yang dijual ibunya itu memicu kemarahan besar dalam dirinya. 

2. Sering melamun

Setelah HP dijual, putra sulung dari tiga bersaudara itu jadi sering melamun dan emosinya menjadi tidak terkontrol. Bocah itu juga sering melempar barang-barang. Sang ibu yang bernama Anita itu kemudian berinisitif melakukan ruqyah, tetapi itu bukan solusi. 

3. Sudah dibawa berobat medis 

Anita kemudian mencoba cara lain untuk membuat anaknya kembali normal dengan cara medis. Pemeriksaan medis menyebut bahwa putranya menderita depresi.

baca juga

Kondisi putranya tidak kunjung membaik karena ia sendiri tidak memiliki uang untuk membawa bocah yang masih bersekolah kelas 6 SD itu mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

4. Gejalanya muncul setahun lalu

Gejala anak Anita mengalami depresi muncul sekitar setahun lalu. Saat itu, anak Anita itu menjadi sering mengamuk ketika belajar di kelas. Hingga akhirnya, anaknya putus sekolah.

Anita yang membuat keputusan itu karena anaknya mengganggu proses belajar mengajar di kelas karena emosinya yang meledak-ledak. Ia suka menggebrak meja dan membuat teman-temannya takut. 

5. Pergi dari rumah

Bocah berusia 13 tahun itu juga pernah pergi dari rumah dan menghilang. Anita berusaha menemukannya dengan cara meminta tolong melalui Facebook. Anaknya akhirnya ditemukan di daerah Kuningan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah di Cirebon Depresi Berat Usai Ibu Jual HP Hasil Menabung, Malah Dicap Nakal sampai Dirukiah

Bocah di Cirebon Depresi Berat Usai Ibu Jual HP Hasil Menabung, Malah Dicap Nakal sampai Dirukiah

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2024 | 17:33 WIB

Waspada, Ibu Depresi Usai Melahirkan Bisa Sakiti Bayi dan Diri Sendiri: Ini Cara Antisipasinya

Waspada, Ibu Depresi Usai Melahirkan Bisa Sakiti Bayi dan Diri Sendiri: Ini Cara Antisipasinya

Health | Jum'at, 03 Mei 2024 | 19:21 WIB

Potongan Tubuh Istri Ditawari Tetangga, Tarsum Diduga Depresi Mutilasi Yanti Gegara Usaha Jagal Kambingnya Bangkrut

Potongan Tubuh Istri Ditawari Tetangga, Tarsum Diduga Depresi Mutilasi Yanti Gegara Usaha Jagal Kambingnya Bangkrut

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 18:18 WIB

Terkini

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

×