Pengamat Singgung Rencana Bagi-bagi Kursi Menteri Prabowo-Gibran: Kalah Pemilu Kenapa Dipikirkan?

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:23 WIB
Pengamat Singgung Rencana Bagi-bagi Kursi Menteri Prabowo-Gibran: Kalah Pemilu Kenapa Dipikirkan?
Prabowo-Gibran (Instagram/gibran_rakabuming)

Suara.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno mengkritisi langkah presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka untuk merangkul semua partai politik.

Hal itu ia ungkapkan saat acara Main Monopoli(tik) Najwa Shihab yang ditayangkan YouTube. Ia menyebut Kabinet Gemoy berpotensi dengan bagi-bagi kekuasaan.

Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan pemerintah yang dipimpin Prabowo-Gibran nanti bakal menambah kementrian.

"Saya kira kabinet gemoy itu kan konotasinya nomenklatur dan penambahan kementrian itu akan terjadi. Kalau ingin mengurangi jumlah Menteri, bukan lagi missal 34 kan enggak harus merivisi undang-undang kementrian. Misalnya menterinya 30, 25, atau 20 kan enggak perlu merivisi undang-undang," ujarnya dikutip pada Sabtu (25/5/2024).

Adi Prayitno menyebut, bagi-bagi kekuasaan itu juga berpotensi diberikan kepada partai yang sekarang bergabung.

"Artinya apa, saat muncul isu soal revisi undang-undang ini, maka sangat mungkin akan menambah jumlah Menteri, yang itu konotasinya dalah untuk mengakomodir kelompok-kelompok kepentingan politik, terutama kelompok yang kalah dalam pemilu. Yang beberapa Waktu lalu meyakini bahwa mereka juga tertarik menjadi bagian dari Prabowo Subianto," ujarnya.

Ia menyadari, bagi-bagi kekuasaan dalam pemerintahan saat ini adalah hal yang biasa. Sebab, Prabowo tak bisa menjadi seorang presiden tanpa melakukan koalisi.

"Politik bagi-bagi kekuasaan dalam system Presidential itu perkara biasa, karena Prabowo tidak bisa maju kandidat presiden hanya dengan gerindra," ujarnya.

Namun demikian, menurutnya Prabowo hanya wajib berbagi dengan partai-partai pendukung saat pemilu 2024 lalu.

baca juga

"Berbagi dengan Golkar, berbagi dengan PAN, berbagi dengan Demokrat enggak jadi soal. Yang menjadi soal kalua toh harus berfikir dengan NasDem dan PKB, ini kalah pemilu kenapa dipikirkan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Koreksi Istilah Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Sindir Begini

Prabowo Koreksi Istilah Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Sindir Begini

News | Sabtu, 25 Mei 2024 | 07:05 WIB

Megawati Tanggapi Soal Bung Karno Milik Semua Rakyat: Siapa yang Bilang Bukan?

Megawati Tanggapi Soal Bung Karno Milik Semua Rakyat: Siapa yang Bilang Bukan?

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 19:44 WIB

Prabowo Sebut akan Gratiskan di Tengah Isu Kenaikan UKT

Prabowo Sebut akan Gratiskan di Tengah Isu Kenaikan UKT

Video | Jum'at, 24 Mei 2024 | 19:10 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×