Disindir Bima Arya Soal Tumpukan Sampah di Pasar Merdeka Bogor, Pj Wali Kota: Kami Atasi dengan Cara Yang Baik

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2024 | 20:16 WIB
Disindir Bima Arya Soal Tumpukan Sampah di Pasar Merdeka Bogor, Pj Wali Kota: Kami Atasi dengan Cara Yang Baik
Tangkapan Layar Bima Arya Soal Tumpukan Sampah di Pasar Merdeka Bogor [Instagram]

Suara.com - Mantan Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan sindiran dan kritikan kepada Pemerintah Kota Bogor, adanya tumpukan sampah yang terjadi di Pasar Merdeka.

Menurut dia, tumpukan sampah yang sudah menggunung itu sudah 15 hari tidak ada pengangkutan oleh Pemerintah Kota Bogor.

"Pagi tadi lari lewat Merdeka. Ada sampah yang menggunung, hampir menutup badan jalan. Kata warga, sudah sekitar 15 hari tidak terangkut," kata Bima Arya, dikutip dari unggahan akun instagram pribadinya, Rabu (12/6/2024).

Unggahan itu sontak mendapatkan sorotan dari netizen. Bahkan kata publik, kondisi itu terjadi pada era Bima Arya menjabat sebagai wali kota.

"Berarti emang can layak menang adipura pak ari kos kitu mah, emang aslina warga Bogor resep pabalatak," tulis netizen.

"Kenapa selepas jadi wali kota postinganya seperti ini pak? Padahal dulu pas bapak menjabat sampai sekarang sudah tidak menjabat kondisinya sama saja, pas bapak pawai bawa piala adipura dibeberapa jalan juga sampah numpuk berantakan. Angkot ngetem dimana2, parkir diatas trotoar dan pedestrian. Dari jaman pak bima juga sudah bgitu. Apa yang dibangun tidak berfungsi optimal. Kenapa gak dari dulu ketika menjabat posting seperti ini pak? Baru skrang diposting. Kalau bapak menampilkan video poti before after itu pun cuma sesaat, belum lewat satu hari kondisinya sudah balik kembali. Hidup ini terlalu singkat untuk menampilkan ke'AKU'an sementara yang diaku aku tidak sesuai kenyataan dan fakta. Jejak digital banyak di pemberitaan," tulis netizen.

Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, memastikan bahwa sampah tersebut akan segera diangkut dengan menggunakan armada cadangan.

Penumpukan sampah ini terjadi karena truk pengangkut sampah khusus pasar mengalami kerusakan akibat kecelakaan. Hery menjelaskan bahwa truk pengangkut sampah di pasar berbeda dengan yang digunakan di permukiman warga, sehingga tidak bisa digantikan dengan sembarang truk.

"Tetapi, saya jamin bahwa sampah ini akan segera diatasi dengan cara yang baik. Ada armada cadangan di tempat lain yang akan segera diturunkan," ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery juga mengungkapkan bahwa armada pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor memang perlu diperbaiki. Termasuk, salah satunya adalah truk pengangkut sampah khusus pasar yang saat ini tidak beroperasi karena kondisinya yang kurang baik akibat kecelakaan.

Untuk penanganan jangka panjang, Hery mengaku sedang berdiskusi dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) untuk mencari solusi perbaikan armada pengangkut sampah. Hal ini dilakukan agar sampah di Kota Bogor dapat terangkut dengan baik dan tidak terjadi lagi penumpukan sampah di kemudian hari.

"Ini merupakan salah satu pelayanan dasar yang menjadi fokus saya sebagai Pj Wali Kota. Saya ingin mencari solusi fundamental untuk masalah ini agar dapat dilanjutkan oleh wali kota berikutnya. Masalah pelayanan dasar tidak bisa diatasi secara instan, harus ada solusi yang sistemik," tegas Hery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Akui Duet Dedi Mulyadi-Bima Arya Menguat untuk Pilgub Jabar

Gerindra Akui Duet Dedi Mulyadi-Bima Arya Menguat untuk Pilgub Jabar

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 18:12 WIB

Soal Jatah 4 Kursi Menteri, Zulhas: Hak Prerogatifnya Prabowo

Soal Jatah 4 Kursi Menteri, Zulhas: Hak Prerogatifnya Prabowo

Video | Rabu, 22 Mei 2024 | 19:00 WIB

Ogah Spekulasi soal Jatah 4 Kursi Menteri untuk PAN, Zulhas: Terserah Prabowo

Ogah Spekulasi soal Jatah 4 Kursi Menteri untuk PAN, Zulhas: Terserah Prabowo

Kotak Suara | Rabu, 22 Mei 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:35 WIB

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:27 WIB

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:18 WIB

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:12 WIB

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:51 WIB