Rp800 Ribu Tarif Ambulans Terlalu Mahal, Orang Tua Terpaksa Antar Jenazah Bayi Naik Ojol

Muhammad Ilham Baktora

Sabtu, 15 Juni 2024 | 19:22 WIB
Rp800 Ribu Tarif Ambulans Terlalu Mahal, Orang Tua Terpaksa Antar Jenazah Bayi Naik Ojol
Kolase seorang driver ojol membawa orang tua yang menggendong jenazah bayinya dari Makassar ke Pangkep. (X/@Heraloebss)

Suara.com - Cerita seorang driver ojek online (ojol) di Makassar, baru-baru ini viral. Driver yang diketahui bernama Darmawansyah ini membantu orang tua dari jenazah bayi yang meninggal dunia untuk diantar ke rumahnya karena tak mampu bayar ambulans.

Mengutip akun X, @Heraloebss, Sabtu (15/6/2024) sebuah video viral di mana seorang driver ojol membonceng seorang pria tua yang menggendong seorang bayi. Awalnya driver ini tak tahu bahwa bayi itu telah meninggal, ketika orang tua bayi bercerita barulah ia tahu bahwa pria tua tersebut menggendong jenazah bayi.

"Tak sanggup membayar ambulance seorang warga terpaksa bawa jenazah dari Makassar ke Pangkep menggunakan ojol," tulis narasi di video tersebut.

Akun tersebut juga menanyakan apakah benar rumah sakit yang awalnya mengobati sang bayi tidak mampu memberikan pelayanan bagi warga yang kurang mampu.

"Benarkah jenazah pasien dari RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar, sebuah RS milik negara yang memiliki visi misi menjadi RS terkemuka di Indonesia?" sindir lanjutan caption video.

Beredarnya video itu menunjukkan seorang driver yang bercerita di atas motornya dengan kejadian yang ia alami. Ia mengantarkan cukup jauh dari Makassar hingga ke Pangkep.

Tak ayal video tersebut pun mendapat kecaman dari publik.

"Peran pemerintah di sini harus lebih gercep, ada enggak sih pemerintah yang mentingin rakyatnya. Pemerintah membiayai suatu masalah yang urgent di RS," sebut salah satu netizen.

"Udah pun berduka, masih aja enggak ada sosialnya ya. Miris kali emang," celetuk salah satu netizen.

baca juga

Diketahui, driver ojol ini menceritakan bahwa orang tua bayi tersebut menghentikan saat ia bertugas. Tanpa menggunakan aplikasi, orang tua itu meminta bantuan driver untuk mengantarnya ke Pangkep yang jaraknya jauh dari Makassar.

Sempat bertanya mengapa tak menggunakan ambulans, orang tua tersebut mengaku tak memiliki uang senilai Rp800 ribu untuk sekali antar. Sehingga cara yang paling memungkinkan adalah menyewa motor untuk diantarkan.

Hingga kini belum ada klarifikasi dari rumah sakit yang diduga menjadi tempat berobat si bayi. Di sisi lain tidak adanya kendaraan yang mampu membantu orang tua bayi tersebut juga menjadi perdebatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Oki Rengga Marah Usai Bung Towel Dilempar Botol, Netizen Ngakak

Ini Alasan Oki Rengga Marah Usai Bung Towel Dilempar Botol, Netizen Ngakak

Tekno | Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:42 WIB

Guru Honorer Ngadu sambil Menangis ke DPRD Garut Viral, Jawaban Anggota Dewan Ini bikin Murka

Guru Honorer Ngadu sambil Menangis ke DPRD Garut Viral, Jawaban Anggota Dewan Ini bikin Murka

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 16:15 WIB

Pro Kontra Rencana Prabowo Tampung Anak Palestina: Urus Indonesia Dulu!

Pro Kontra Rencana Prabowo Tampung Anak Palestina: Urus Indonesia Dulu!

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:44 WIB

Terkini

Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI

Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:44 WIB

Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai

Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:42 WIB

BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn

BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:42 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39 WIB

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:34 WIB

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:33 WIB

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:31 WIB

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

×