Perayaan Suram Idul Adha Warga Palestina: Israel Blokade Hewan Kurban ke Jalur Gaza

Galih Prasetyo

Minggu, 16 Juni 2024 | 21:39 WIB
Perayaan Suram Idul Adha Warga Palestina: Israel Blokade Hewan Kurban ke Jalur Gaza
Warga Palestina membawa beberapa barang yang diselamatkan ketika mereka menuju kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, Jumat (30/5/2024). [Omar AL-QATTAA / AFP]

Suara.com - Israel tak hanya melakukan aksi militer biadab yang makan korban jiwa rakyat Palestina. Negara Zionis itu juga menerapkan aturan yang merampas hak rakyat Palestina di momen hari raya Idul Adha 2024.

Otoritas Isreal seperti dilansir dari Middle East Monitor, Minggu (16/6/2024), terapkan larangan masuknya hewan kurban ke Jalur Gaza. Aturan ini membuat warga Palestina tak bisa bisa laksanakan ritual pemotongan hewan kurban di Idul Adha 2024.

Menurut salah satu media lokal di Gaza, aturan dari otoritas Israel itu mulai diterapkan pada malam Idul Adha yang dirayakan oleh warga Palestina pada hari ini.

"Pasukan pendudukan Israel melakukan kejahatan baru dengan mencegah masuknya hewan kurban di jalur perbatasan Gaza, termasuk di Rafah dan Kerem Shalom," tulis media lokal Gaza tersebut.

"Ini pelanggaran hak asasi manusia yang jelas dan pengabaian total terhadap nilai kemanusian dan Islam,"

Sementara itu melansir dari laporan Nagham Mohanna di The National News, warga Palestina menyambut perayaan Idul Adha 2024 dengan suasana suram.

Menurut laporan itu, blokade hewan kurban yang dilakukan Israel membuat harga menjadi melambung tinggi.

"Di Gaza tahun ini, kebanyakan orang tidak mampu membeli daging dan akan merayakan hari raya dengan suasana muram, dengan rasa duka mendalam akibat kehilangan sanak keluarga serta rumah dalam perang yang sudah berlangsung 8 bulan,"

Salah seorang warga Palestina, Bahjat Mansour mengatakan bahwa tahun ini ia tak bisa menyembelih hewan kurban seperti di Idul Adha tahun lalu.

baca juga

"Bagi saya dan keluarga, Idul Adha adalah tentang pengorbanan dan tanpanya, ritual yang kami yakini dan cintai selama bertahun-tahun menjadi tidak ada," keluh pria 46 tahun itu.

"Tahun lalu, kami membeli hewan kurban, domba atau sapi seharga 500 dollar. Angka itu masih wajar. Tapi hari ini, kami mendengar harganya selangit. Dari 500 melonjak menjadi 2000 bahkan sampai 3000 dollar," ungkap Bahjat Mansour.

Sebanyak 40.000 warga Palestina melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu, namun tidak terlihat suasana perayaan hari raya, tetapi mereka berduka atas saudara-saudari Muslim mereka yang menjadi korban perang Israel di Jalur Gaza.

Departemen Wakaf Islam di Yerusalem dalam pernyataannya mengatakan ada sebanyak 40.000 jemaah yang melaksanakan salat Idul Adha menyusul penutupan ketat yang mencegah ribuan lainnya memasuki Al-Aqsa.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel menyerang jemaah pada Minggu pagi dalam perjalanan mereka menuju Masjid Al-Aqsa dan saat mereka meninggalkan masjid dan mencegah puluhan lainnya masuk untuk salat Id.

“Pada dini hari, pasukan pendudukan memasuki halaman Masjid Al-Aqsa, memeriksa identitas jamaah, menghalangi pergerakan mereka, dan mencegah banyak pemuda masuk sehingga memaksa mereka untuk salat di luar pintu masjid,” tambah laporan itu dikutip dari Antara.

Sementara itu, ribuan warga Palestina melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Ibrahimi di Hebron, bagian selatan Tepi Barat yang diduduki, meskipun ada pembatasan keamanan yang diberlakukan oleh tentara Israel terhadap masuknya jamaah.

Kepala Departemen Wakaf Hebron, Ghassan Al-Rajabi, mengatakan kepada Anadolu bahwa “langkah-langkah yang diambil oleh pendudukan pada Idul Adha bertujuan untuk mencegah akses warga Palestina ke tempat-tempat suci, khususnya Masjid Ibrahimi.”

"Meskipun ada pembatasan, sekitar 8.000 hingga 10.000 warga Palestina melaksanakan salat Idul Adha di masjid itu, lanjut dia.

Aksi genosida Israel menewaskan 37 ribu warga Palestina di Jalur Gaza, mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Lebih dari 85 ribu warga lainnya mengalami luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijaga Ketat Polisi, Warga Nekat Takbiran Keliling Masuk Sudirman-Thamrin Siap-siap Terima Risikonya

Dijaga Ketat Polisi, Warga Nekat Takbiran Keliling Masuk Sudirman-Thamrin Siap-siap Terima Risikonya

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 21:33 WIB

Idul Adha 2024: Jokowi Lebaran Bareng Keluarga di Semarang, Maruf Amin dan JK Salat Ied di Masjid Istiqlal

Idul Adha 2024: Jokowi Lebaran Bareng Keluarga di Semarang, Maruf Amin dan JK Salat Ied di Masjid Istiqlal

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 21:17 WIB

Bikin Ngakak! Heboh Sapi Kurban Kejar Emak-emak Lagi Ngerumpi di Gang: Yang Ditunggu-tunggu Tiap Idul Adha

Bikin Ngakak! Heboh Sapi Kurban Kejar Emak-emak Lagi Ngerumpi di Gang: Yang Ditunggu-tunggu Tiap Idul Adha

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 21:03 WIB

Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Cocok Dikirim di Grup WhatsApp!

Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Cocok Dikirim di Grup WhatsApp!

Tekno | Minggu, 16 Juni 2024 | 20:50 WIB

Kirim Pesan Ini untuk Umat Muslim di Idul Adha 2024, Cristiano Ronaldo Mualaf?

Kirim Pesan Ini untuk Umat Muslim di Idul Adha 2024, Cristiano Ronaldo Mualaf?

Bola | Minggu, 16 Juni 2024 | 20:08 WIB

Terkini

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

×