Ogah Bayar Jamu sebesar Rp10 Ribu, Pembeli di Pekalongan Ini Ajak Penjual Adu Jotos

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 19 Juni 2024 | 19:07 WIB
Ogah Bayar Jamu sebesar Rp10 Ribu, Pembeli di Pekalongan Ini Ajak Penjual Adu Jotos
Potret seorang penjual jamu baku hantam dengan pembeli di Pekalongan. (Instagram/@memomedsos)

Suara.com - Sebuah insiden baku hantam antar pria di sebuah kedai jamu yang ada di Pekalongan, Jawa Tengah menjadi viral baru-baru ini. Masalah sepele dituding menjadi pemicunya.

Mengutip @memomedsos, Rabu (19/6/2024) awalnya terjadi percakapan antar dua orang di salah satu kedai jamu. Korban terdengar ingin meminta uang sebesar Rp10 ribu. Namun pelaku justru meminta saat membuatkan jamu untuk divideo.

"Pria tersebut tidak mau membayar hingga terjadi adu mulut dengan penjual. Tiba-tiba pembeli itu mulai menyerang fisik dengan menanduk kepala si penjual. Pembeli tersulut emosi akhirnya menyerang balik hingga berkelahi," tulis caption video.

Perkelahian dua pemuda tersebut cukup menarik perhatian karena penuh dengan teriakan dan juga umpatan korban dan pelaku.

Beruntungnya perkelahian tak berlarut-larut menyusul para warga langsung melerai dua pemuda tersebut.

Sontak viralnya perkelahian dua pemuda tersebut memantik netizen berkomentar. Tak sedikit yang menyayangkan reaksi pembeli yang enggan membayar uang sebesar Rp10 ribu.

"Kalau udah susah, mending di rumah aja daripada keluar cuma mau jadi preman kampung," kata salah satu netizen.

"Penjual menggunakan kedua tangan sebagaimana mestinya," kata netizen lain.

"Ini baru mantap, setuju sama penjualnya," ungkap salah satu netizen.

baca juga

"Mantap mental penjualnya, selagi pelaku pakai tangan kosong gas duel by one," semangai netizen lain.

Belum diketahui motif pelaku tak mau membayar jamu yang ia pesan. Meski begitu indikasi pelaku yang disebut-sebut adalah ODGJ belum bisa dipastikan, mengingat interaksi kedua pemuda itu tidak terkendala.

Meski belum sampai terjadi perkelahian yang hebat, kasus pembeli tak mau membayar kerap menjadi masalah bagi pedagang. Tak jarang pelaku mengaku sebagai orang asli daerah tersebut hingga berdalih sebagai pihak keamanan.

Hal inilah yang banyak ditentang oleh masyarakat, bahwa preman-preman tersebut berkedok sebagai petugas keamanan agar bebas meminta uang atau menikmati barang yang dijual pedagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khodam Viral di TikTok, Apa Maksudnya? Ramai Banyak Kreator Coba Terawang 'Penjagamu'

Khodam Viral di TikTok, Apa Maksudnya? Ramai Banyak Kreator Coba Terawang 'Penjagamu'

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 18:15 WIB

Sindir Raffi Ahmad? Kartika Putri Diremehkan Suami Saat Ingin Bikin Konten Viral di Eskalator Masjidil Haram

Sindir Raffi Ahmad? Kartika Putri Diremehkan Suami Saat Ingin Bikin Konten Viral di Eskalator Masjidil Haram

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 13:06 WIB

Viral Mahasiswi UI Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah di Scopus, Publik Terpana Minta Tutor

Viral Mahasiswi UI Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah di Scopus, Publik Terpana Minta Tutor

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×