Pelaku Usaha Mikro Kecil di Martapura Mampu Perluas Usaha dari Program Desa Berdaya PLN

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 22 Juni 2024 | 14:10 WIB
Pelaku Usaha Mikro Kecil di Martapura Mampu Perluas Usaha dari Program Desa Berdaya PLN
PLN memberikan bantuan peralatan produksi kepada UMK di kawasan wisata Air Santri Murung Kenanga, Martapura, Kabupaten Banjar. (Dok: PLN)

Suara.com - PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan peralatan produksi kepada kelompok Usaha Mikro Kecil (UMK) di kawasan wisata Air Santri Murung Kenanga, Martapura, Kabupaten Banjar. Bantuan program Desa Berdaya PLN Air Santri ini pun berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan UMK warga setempat.

Syairillah (47), selaku pemilik UMK Salma Home Industri yang memproduksi kue kering dan makanan ringan mengungkapkan, semenjak menerima bantuan peralatan produksi berupa mixer, alat pencincang, dan pengering minyak, kini usahanya mampu bersaing hingga masuk ke pasar modern dan pendapatannya meningkat berkali lipat.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan PLN ini, produksi jauh lebih banyak, penjualan meningkat, pengemasan juga dapat bersaing, ditambah produk kami bersertifikat halal sehingga bisa masuk ke minimarket modern,” tutur Syairillah yang juga pemilik UMK Salma Home Industri.

Ia bercerita, sebelumnya adanya bantuan dari PLN, produksi sangat terbatas dan butuh tenaga ekstra karena semuanya dikerjakan dengan manual tidak ada mesin sama sekali, bahkan pengemasan dilakukan dengan sederhana.

“Bantuan ini sangat membantu usaha kami, walaupun masih kecil, tetapi sekarang kita bisa beli motor baru, bayar sekolah anak, dan keperluan lainnya sudah sangat mencukupi sekali. Kami sangat berterima kasih dengan PLN atas bantuan ini,” ungkap Syairillah.

Sementara itu, Kencana Wati yang mewakili Pemerintahan Kabupaten Banjar turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN terhadap UMK di Kabupaten Banjar. Dia meyakini, program Desa Berdaya PLN Air Santri akan membuat kepercayaan publik kepada PLN semakin meningkat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN terhadap UMK di Kabupaten Banjar terutama di Kawasan Air Santri Murung Kenanga ini,” ucap Kencana Wati saat menerima simbolis bantuan tersebut.

Kencana Wati menambahkan, melalui bantuan ini PLN juga menjadi role model perusahaan yang mampu mengoptimalisasi potensi desa.

“Bantuan ini adalah tahun kedua yang PLN berikan. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, juga masyarakat, kita dapat mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan,” tukas Kencana.

baca juga

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN akan terus hadir dan berkolaborasi memajukan pelaku UMK demi peningkatan sektor ekonomi di Indonesia. Hal ini selaras dengan konsep Sustainable Development Goals (SDG’s), di mana PLN tak hanya fokus pada usaha ketenagalistrikan tapi juga berupaya memberikan Creating Share Value (CSV) untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan membangun UMK secara berkelanjutan.

"Program ini merupakan bentuk kehadiran PLN dalam memberdayakan usaha-usaha mikro dan kecil di tengah masyarakat. PLN tak hanya berkomitmen pada kelistrikan tetapi juga memberikan dukungan bagi UMK untuk bisa mandiri secara ekonomi," ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (UID Kalselteng), Muhammad Joharifin menjelaskan program bantuan kepada Desa Berdaya Air Santri tersebut adalah tahun kedua sejak 2023 lalu. Pada kesempatan ini, PLN UID Kalselteng menyerahkan 3 unit komputer, 10 paket peralatan produksi, pelatihan dan manajemen wisata, pemasangan internet, sarana olahraga sungai dan bantuan lainnya.

“Kita berharap dengan adanya bantuan ini, produktivitas UMK di sini akan meningkat, serta menjadi lebih modern. Selain itu, Kita juga ingin kawasan Air Santri menjadi objek wisata baru yang tentunya akan berdampak pada meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Banjar.” tutup Joharifin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Pulau Bembe Kabupaten Selayar Nikmati Listrik Bersih dari PLTS PLN 176 kWp

Masyarakat Pulau Bembe Kabupaten Selayar Nikmati Listrik Bersih dari PLTS PLN 176 kWp

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 12:33 WIB

Raih Kemenangan Dramatis 3-2 Atas BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Naik 4 Besar Proliga 2024

Raih Kemenangan Dramatis 3-2 Atas BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Naik 4 Besar Proliga 2024

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 11:42 WIB

Amankan Listrik Selama Idul Adha 1445 H, PLN Tetapkan Masa Siaga Tiga Hari Berturut-turut

Amankan Listrik Selama Idul Adha 1445 H, PLN Tetapkan Masa Siaga Tiga Hari Berturut-turut

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 11:35 WIB

Amankan Listrik Selama Idul Adha 1445 H, PLN Tetapkan Masa Siaga Tiga Hari Berturut

Amankan Listrik Selama Idul Adha 1445 H, PLN Tetapkan Masa Siaga Tiga Hari Berturut

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:30 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, PLN Gandeng Pemda Jeneponto Olah Limbah Jagung Jadi Bahan Co-Firing PLTU

Manfaatkan Potensi Lokal, PLN Gandeng Pemda Jeneponto Olah Limbah Jagung Jadi Bahan Co-Firing PLTU

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:03 WIB

Pemerintah Perlu Kompensasi Rp 26,7 T untuk Selisih HGBT: Gunakan EBT untuk Alternatif

Pemerintah Perlu Kompensasi Rp 26,7 T untuk Selisih HGBT: Gunakan EBT untuk Alternatif

Bisnis | Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:39 WIB

Terkini

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

×