Innalillahi! Dokter Ortopedi Wafat saat Bertugas, Mendiang Dr Helmiyadi Raih Penghargaan Ini dari PB IDI

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Minggu, 14 Juli 2024 | 15:37 WIB
Innalillahi! Dokter Ortopedi Wafat saat Bertugas, Mendiang Dr Helmiyadi Raih Penghargaan Ini dari PB IDI
Innalillahi! Dokter Ortopedi Wafat saat Bertugas, Mendiang Dr Helmiyadi Raih Penghargaan Ini dari PB IDI.

Suara.com - Insan tenaga kesehatan alias nakes sedang berkabung atas wafatnya dokter spesialis ortopedi RSUD Mamuju, Sulawesi Barat, Dr. Helmiyadi Kuswardhana. Sebab, Dr. Helmi menjadi dokter ortopedi satu-satunya di Mamuju dan selalu jadi andalan warga setempat.

Dr Helmiyadi meninggal akibat serangan jantung pada Sabtu (13/7) kemarin saat masih menjalankan bertugas di rumah sakit. Untuk menghormati jasanya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)  memberikan penghargaan Lencana Karya Bakti untuk mendiang. 

Ketua Umum PB IDI DR. Dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT., juga mengusulkan kepada pemerintah untuk juga memberikan penghargaan kepada Dr Helmi. 

"Kami juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Dr Helmiyadi SpOT dan para dokter yang tanpa pamrih yang telah melakukan pengorbanan terbesar dalam menjalankan tugasnya. Kami menghormati pengabdian profesi yang mereka jalankan dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas komitmen teguh dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas," kata dokter Adib dalam keterangannya, Minggu (14/7/2024). 

Dia berharap semakin banyak dokter yang memiliki semangat sama seperti Dr Helmi. Terutama dokter spesialis ortopedi yang kini tersisa hanya satu di Sulawesi Barat. 

Diakui oleh dokter Adib bahwa Indonesia memang masih kekurangan dokter spesialis, terutama di daerah luar Pulau Jawa. Rasio dokter per pasien di Indonesia masih rendah di dunia, yakni 0,4 dokter per 1.000 penduduk.

Dokter spesialis ortopedi RSUD Mamuju, Sulawesi Barat, Dr. Helmiyadi Kuswardhana meninggal dunia. (ist)
Dokter spesialis ortopedi RSUD Mamuju, Sulawesi Barat, Dr. Helmiyadi Kuswardhana meninggal dunia. (ist)

PB IDI menyoroti bahwa salah satu permasalahan utama dalam sistem layanan kesehatan di Indonesia ialah ketimpangan distribusi dokter karena banyak lebih banyak yang bertugas di daerah perkotaan.

Sehingga masyarakat pedesaan dan wilayah terpencil tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan. Hal ini ditambah lagi dengan kurangnya ketersediaan peralatan medis, obat-obatan, dan infrastruktur yang tidak memadai.

Distribusi dokter dan sumber daya yang tidak merata itu, menurut dokter Adib, menghambat kemampuan negara untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas bagi warganya, khususnya di daerah pedesaan dan daerah yang kurang terlayani. 

baca juga

“Ini bukan hanya soal angka; ini masalah nyawa - hidup dan mati. Kurangnya dokter di daerah-daerah tertentu menyebabkan banyak masyarakat Indonesia tidak mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, dan ini adalah masalah yang tidak bisa kita abaikan," ujarnya. 

Indonesia juga menghadapi kekurangan peralatan medis, obat-obatan, dan infrastruktur. Fasilitas kesehatan di daerah pedesaan seringkali kekurangan peralatan dasar, sehingga dokter tidak dapat memberikan perawatan yang memadai. 

Dokter Adib mengungkapkan bahwa di luar daerah perkotaan masih banyak yang kekurangan obat-obatan penting dengan persediaan terbatas. Sehingga pasien tidak memiliki akses terhadap pengobatan yang sebenarnya diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil dr. Helmiyadi Kuswardhana, SpOT, Sosok Dokter Humanis dari Makassar

Profil dr. Helmiyadi Kuswardhana, SpOT, Sosok Dokter Humanis dari Makassar

Health | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:03 WIB

Ketua IDI Tegaskan Nakes Indonesia Tidak Anti dengan Dokter Asing, Tapi Apresiasi Dulu Tenaga Medis Dalam Negeri

Ketua IDI Tegaskan Nakes Indonesia Tidak Anti dengan Dokter Asing, Tapi Apresiasi Dulu Tenaga Medis Dalam Negeri

Health | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:24 WIB

PB IDI Bolehkan Dokter Asing Datang untuk Baksos, Kalau untuk Buka Praktik Bagaimana?

PB IDI Bolehkan Dokter Asing Datang untuk Baksos, Kalau untuk Buka Praktik Bagaimana?

Health | Kamis, 04 Juli 2024 | 11:17 WIB

Sharp Gandeng IDI, Ciptakan Udara Sehat di Rumah dengan Teknologi Plasmacluster

Sharp Gandeng IDI, Ciptakan Udara Sehat di Rumah dengan Teknologi Plasmacluster

Tekno | Rabu, 03 Juli 2024 | 18:34 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×