Miris! Warga Sekitar IKN Berebut Air Bersih dengan Pekerja Proyek

Jum'at, 19 Juli 2024 | 13:51 WIB
Miris! Warga Sekitar IKN Berebut Air Bersih dengan Pekerja Proyek
Foto IKN 'Before After' dari satelit NASA. (NASA)

Suara.com - Masyarakat yang tinggal di dekat area Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini semakin kekurangan air bersih. Air sungai yang menjadi sumber utama bagi masyarakat setempat, kini juga harus rebutan dengan pekerja pembangunan IKN.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Forest Campaigner Team Leader Greenpeace Indonesia Arie Rompas kepada Suara.com.

Arie menyebut, Suku Balik di wilayah Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, termasuk masyarakat setempat yang sangat bergantung dengan air sungai. Namun, kehidupan mereka saat ini pun makin sulit karena krisis air makin buruk di Kalimantan.

"Masyarakat Sepaku yang suku Balik itu mengandalkan air dari sungai-sungai yang ada di situ. Tapi sejak 3 tahun lalu, bertepatan dengan musim kemarauan yang panjang, sudah mulai terjadi kekeringan," kata Arie kepada suara.com, dihubungi Jumat (19/7/2024).

Kesulitan itu tidak hanya berdampak bagi manusia, tetapi juga hewan ternak serta tanaman pertanian dan perkebunan warga. Arie menyebut kalau banyak sawah warga yang alami kekeringan.

Kemudian sejak pembangunan IKN dimulai, masyarakat kini harus rebutan air sungai dengan para pekerja proyek.

"Sudah mulai terjadi perbutan air saat ini, terutama air-air yang ada di situ digunakan untuk para pekerja di IKN. Digunakan untuk pembangunan infrastruktur, itu membutuhkan air juga," kata Arie.

Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa memicu terjadi konflik perebutan air sungai di kemudian hari.

Dari temuannya di lapangan, Arie mengungkapkan bahwa saat ini telah terjadi kontrol terhadap sumber air di beberapa wilayah IKN.

Baca Juga: Ihwal Krisis Air di Kalimantan; Dimulai dari Deforestasi, Makin Parah Sejak Pembangunan IKN

Tindakan itu membuat masyarakat terpaksa harus bayar agar dapat akses air bersih. Kondisi seperti itu mirip seperti yang terjadi di kota-kota besar di Kalimantan, seperti Balikpapan.

Padahal sebelumnya, masyarakat di wilayah Sepaku bebas memanfaatkan air sungai yang ada di alam.

"Sungai Sepaku itu sumber mereka untuk MCK (mandi, cuci, kakus), kebutuhan-kebutuhan gitu, untuk nyuci, mandi, dan lain-lain, dan air minum juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI