Seorang Bayi Berhasil Diselamatkan dari Rahim Ibunya yang Terbunuh Akibat Serangan Israel di Gaza

Bella Suara.Com
Sabtu, 20 Juli 2024 | 15:57 WIB
Seorang Bayi Berhasil Diselamatkan dari Rahim Ibunya yang Terbunuh Akibat Serangan Israel di Gaza
Ilustrasi bayi atau ilustrasi adopsi anak. (Pexels/Lisa Fotios)

Suara.com - Rumah Sakit Al Awda, yang terletak di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, mengumumkan kesuksesan dramatis tim medis mereka pada Sabtu (20/07/2024). Mereka berhasil menyelamatkan nyawa seorang bayi yang lahir dari rahim ibunya yang terbunuh dalam serangan udara yang menargetkan rumahnya.

Menurut sejumlah sumber medis, ambulans dan unit gawat darurat rumah sakit segera merespons setelah menerima laporan bahwa seorang wanita hamil sembilan bulan terluka parah dalam serangan udara oleh pesawat tempur Israel.

Saat tiba di rumah sakit pada dini hari, kondisi ibu tersebut sangat kritis sehingga tim medis segera memutuskan untuk melakukan persalinan darurat melalui operasi caesar.

Seorang warga berdiri di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan (25/6/2024). [Dok.Antara]
Seorang warga berdiri di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan (25/6/2024). [Dok.Antara]

Dengan kecepatan dan keahlian yang luar biasa, para dokter berhasil menyelamatkan bayi perempuan yang lahir prematur. Bayi tersebut segera ditempatkan di inkubator dan saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil.

Rumah Sakit Al Awda di Nuseirat dikenal sebagai satu-satunya fasilitas kesehatan di Jalur Gaza yang menyediakan layanan lengkap dalam bidang kebidanan dan ginekologi.

Sementara pada Sabtu pekan lalu, jumlah korban tewas akibat pemboman Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah meningkat menjadi 210 orang.

"Sekitar 210 martir dan lebih dari 400 orang terluka dibawa ke Rumah Sakit Al-Aqsa akibat pembantaian brutal Israel di kamp Nuseirat," kata kantor Kantor Media Pemerintah di daerah kantong Palestina yang terkepung.

Kantor tersebut lebih lanjut menyuarakan seruan mendesak kepada komunitas internasional dan organisasi internasional untuk menyelamatkan Rumah Sakit Martir Al-Aqsa dan menyediakan kebutuhan medis dan generator untuk memastikan kelangsungan operasinya.

"Rumah Sakit Martir Al-Aqsa tidak mampu menampung jumlah korban tewas dan korban luka akibat pemboman Israel," pernyataan dari kantor media Gaza memperingatkan.

Baca Juga: Mengenal Itrek: Organisasi yang Biayai Zainul Maarif Cs Bertemu Presiden Israel

Sementara pada hari yang sama, juru bicara Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Khalil Al-Dakran, mengatakan dalam konferensi pers bahwa 55 korban jiwa warga Palestina tiba di rumah sakit akibat penggerebekan Israel di kamp Nuseirat di Provinsi Pusat.

Ia menambahkan bahwa rumah sakit tersebut menderita kepadatan yang parah dan tidak ada ruang untuk pasien lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI