Relawan AAP Bakal Gelar Munas di Karanganyar, Bahas Jokowisme dan Tak Mau Relawan Hanya Jadi Tim Hore

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2024 | 19:16 WIB
Relawan AAP Bakal Gelar Munas di Karanganyar, Bahas Jokowisme dan Tak Mau Relawan Hanya Jadi Tim Hore
Ketum PSI Kaesang Pangarep bersama ayahnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [Instagram Kaesang]

Suara.com - Relawan Alap-Alap Jokowi (AAP) berencana menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pertama di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu (27/7/2024). Rencananya, kegiatan ini juga akan dihadiri Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Ketua Umum AAJ, Muhammad Isnaini, mengatakan Munas ini bakal dihadiri 2.000 peserta. Kementerian Sekretariat Negara dan Protokol Istana sudah mengkonfirmasi kehadiran Jokowi untuk membuka acara.

Isnaini mengatakan, Munas ini dibuat demi melanjutkan keberlangsungan AAJ setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berakhir.

"Kami memikirkan sejak sebelum Pilpres 2024 lalu. Supaya ada keberlanjutan, Alhamdulillah Bapak Presiden berkenan hadir dan berkenan membuka Munas 1 AAJ ini," ujar Isnaini kepada wartawan, Senin (23/7/2024).

Dalam Munas ini, akan diadakan agenda internal untuk pemilihan pengurus. Panitia juga menghadirkan tiga pemateri untuk memberikan wawasan kebangsaan, yakni penanaman ideologi Jokowisme.

"Munas bukan sekadar seremonial. Kami sangat serius mengelola jaringan relawan dengan meletakkan Ideologi Jokowisme. Yakni ideologi kebangsaan yang mengandung nilai-nilai keteladanan kerja untuk rakyat. Kami juga tidak ingin relawan hanya menjadi pasukan hore tatkala ada pesta demokrasi," jelasnya.

Isnaini mengatakan, seharusnya relawan tidak hanya sekadar bergerak ketika ada Pemilu saja. Setelah pesta demokrasi berakhir, relawan juga harus terus bergerak memberdayakan masyarakat dan membangun bangsa.

"Ideologi Jokowiisme juga mengikat Relawan AAJ untuk tidak menjadi kelompok relawan yang sering dituding oportunis. Termasuk budaya 'minta minta' karena merasa sudah berjuang atau berkeringat di Pilpres 2024," katanya.

Pada sesi penutupan Munas, panitia juga mengundang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sekaligus untuk menyampaikan pidato politik. Isnaini menegaskan bahwa kegiatan ini selain gerakan politik pemberdayaan masyarakat, juga menjadi forum politik meski dalam koridor versi Relawan AAJ.

"Kenapa Mas Kaesang, nanti akan ada lagi penjelasan lanjutan. Kami berharap bahwa kehadiran Bapak Presiden akan melecut spirit kami dalam membangun AAJ pada rel yang benar. Rel ideologis akan menjadi landasan
semangat dalam kerja-kerja lapangan kami," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Pilpres Dramatis, Cak Imin: Jokowi Bisa Jadikan Anaknya Wapres dan Aman-aman Saja

Singgung Pilpres Dramatis, Cak Imin: Jokowi Bisa Jadikan Anaknya Wapres dan Aman-aman Saja

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:12 WIB

Hari Anak Nasional 2024, Ketum OASE KIM Tegaskan Dukungan terhadap Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Anak

Hari Anak Nasional 2024, Ketum OASE KIM Tegaskan Dukungan terhadap Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Anak

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:02 WIB

Curhat ke Mama-mama di Papua, Iriana Jokowi Ngaku Gampang Cegah Anak Stunting: Banyak Makanan Bergizi di Alam

Curhat ke Mama-mama di Papua, Iriana Jokowi Ngaku Gampang Cegah Anak Stunting: Banyak Makanan Bergizi di Alam

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:21 WIB

Jokowi Gencar Garap Proyek Infrastruktur, Tapi Kredit Macet Sektor UMKM Kontruksi Tembus 10%

Jokowi Gencar Garap Proyek Infrastruktur, Tapi Kredit Macet Sektor UMKM Kontruksi Tembus 10%

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 11:50 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB