Ramai-ramai Dihukum Dorong Motor Gegara Bolos Sekolah, 49 Pelajar di Cakung Diceramahi Kapolsek: Bapakmu Cuma Ngojek!

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 24 Juli 2024 | 08:32 WIB
Ramai-ramai Dihukum Dorong Motor Gegara Bolos Sekolah, 49 Pelajar di Cakung Diceramahi Kapolsek: Bapakmu Cuma Ngojek!
Ramai-ramai Dihukum Dorong Motor Gegara Bolos Sekolah, 49 Pelajar di Cakung Diceramahi Kapolsek: Bapakmu Cuma Ngojek! (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Puluhan pelajar dari SMP hingga SMA dihukum mendorong sepeda motor usai terpergok aparat kepolisian saat membolos sekolah. Peristiwa puluhan pelajar dihukum mendorong sepeda motor di jalan raya pun sempat viral setelah videonya beredar di media sosial.

Berdasar narasi dari unggahan video yang dilihat Suara.com di akun Instagram @kabar.cakung, sanksi mendorong motor kepada pelajar yang bolos sekolah itu terjadi pada Selasa (23/7/2024) kemarin. Disebutkan ada sebanyak 49 pelajar yang diamankan aparat Polsek Cakung saat sedang berkumpul saat jam belajar di kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Dalam video itu, tampak puluhan pelajar diminta untuk mendorong sepeda motor sembari dijaga ketat aparat kepolisian. Mereka diminta mendorong sepeda motor hingga menuju Polsek Cakung.

Puluhan pelajar di kawasan Cakung Jakarta Timur dihukum dorong motor usai kepergok bolos sekolah.
Puluhan pelajar di kawasan Cakung Jakarta Timur dihukum dorong motor usai kepergok bolos sekolah.

Setelah dihukum mendorong motor dari jalan raya, para pelajar ini pun dijemur di lapangan Polsek Cakung. Beberapa pelajar pun juga dihukum pushup oleh polisi.

Dalam video, mereka tampak berjejer duduk di tengah teriknya matahari.

Tampak pula, salah satu pelajar yang 'dikeramasi' olen Kapolsek Cakung Kompol Panji Ali.

"Terus kalian begini (bolos sekolah), mau jadi apa kalian?" cecar kapolsek kepada para pelajar yang 'madol'.

Para pelajar itu pun tampak terlihat menduduk ketika diceramahi oleh kapolsek.

Kapolsek Cakung Kompol Panji Ali Chandra saat menceramahi para pelajar yang membolos. (tangkapan layar/Instagram)
Kapolsek Cakung Kompol Panji Ali Chandra saat menceramahi para pelajar yang membolos. (tangkapan layar/Instagram)

"Orang tuamu ngojek lho, nyari nafkah, seribu, dua ribu, buat ngasih jajan kalian ini lho. Kalian (malah) bolos," tambahnya.

baca juga

Video pelajar yang dihukum mendorong motor usai kepergok membolos ramai dikomentari oleh para netizen. Rata-rata netizen ikut geram dengan ulah para pelajar yang 'madol' tersebut.

"Yang sekolah rajin aja masa depannya blm keliatan apa LG yg model begini," tulis salah satu netizen.

"Malu-maluin aja, kalo mau cabut jngn pake seragam hari Selasa lah," timpal yang lain.

"Cabut KJP nya," geram netizen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

News | Senin, 22 Juli 2024 | 13:52 WIB

Imbas Jurusan SMA Dihapus, Darmaningtyas: IPTEK di Indonesia Terancam Tertinggal

Imbas Jurusan SMA Dihapus, Darmaningtyas: IPTEK di Indonesia Terancam Tertinggal

News | Senin, 22 Juli 2024 | 11:39 WIB

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus Pemerintah, Ortu Siswa SMA di Jakarta Protes: Bikin Anak Gak Terarah Mau ke Mana

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus Pemerintah, Ortu Siswa SMA di Jakarta Protes: Bikin Anak Gak Terarah Mau ke Mana

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 07:00 WIB

Tawuran Pas Azan Magrib, Pelajar SMA di Kebon Jeruk Tewas Disambar Kereta

Tawuran Pas Azan Magrib, Pelajar SMA di Kebon Jeruk Tewas Disambar Kereta

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 22:55 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×