Anak-anak Kena Efek Samping Vaksin Polio, Kemenkes Ingatkan Orang Tua: Segera Lapor Nakes

Agung Sandy Lesmana | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2024 | 11:30 WIB
Anak-anak Kena Efek Samping Vaksin Polio, Kemenkes Ingatkan Orang Tua: Segera Lapor Nakes
Ketua Tim Kerja Imunisasi, Surveilans PD3I dan KIPI Kemenkes Endang Budi Hastuti saat memberikan vaksin tetes polio ke seorang bayi. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan orang tua agar segera lapor kepada tenaga kesehatan (nakes) bila anaknya alami efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pasca mendapat vaksin polio

Ketua Tim Kerja Imunisasi, Surveilans PD3I dan KIPI Kemenkes Endang Budi Hastuti menyampaikan, nakes akan lakukan pemeriksaan untuk memastikan gejala efek samping yang terjadi pada anak. 

"Akan dibuktikan apakah kejadian ikutan pasca imunisasi ini memang disebabkan oleh vaksinnya atau bukan. Jadi laporkan saja segera ke nakes," pinta Endah ditemui saat peluncuran Pekan Imunisasi Nasional (PIN) vaksin polio tahap kedua di kantor Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Kebanyakan gejala KIPI yang muncul pada anak pasca divaksin polio cenderung ringan. Seperti,  demam ringan, menangis, hingga tak napsu makan. 

Ilustrasi Imunisasi PIN Polio 2024
Ilustrasi Imunisasi PIN Polio 2024

Kemenkes menegaskan bahwa gejala KIPI tersebut jauh lebih ringan dibandingkan jika anak sampai terinfeksi polio yang bisa menyebankan lumpuh layu permanen karena belum ada obatnya.

"Biasanya nanti neks juga akan menyampaikan kepada orang tua yang membawa anaknya. Kalau ada gejala-gejala tertentu, silakan laporkan ke fasyankes kembali," imbuh Endang.

Program PIN vaksin polio tahap kedua ini dilakukan secara serentak di 27 provinsi, termasuk Jakarta. Sebelumnya telah dilakukan PIN vaksin polio tahap pertama di 11 provinsi lain pada Mei 2024 lalu.

Kemenkes menegaskan bahwa program tersebut harus dilakukan karena Indonesia masih dalam kondisi kejadian luar biasa (KLB) untuk penyakit polio. KLB polio terjadi di Papua sejak 2022, padahal sebelumnya Indonesia telah dinyatakan bebas polio pada 2014 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Program tersebut dijalankan dengan memberikan vaksin polio tetes untuk anak usia 1 sampai 4 bulan. Kemudian vaksin suntik usia anak 4 dan 9 bulan. Nantinya, pasca dua minggu mendapatkan vaksin polio dosis pertama, anak harus kembali dapat vaksin tetes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gratis! Ortu Harus Bawa Anak Suntik Polio di Puskesmas, Dokter Piprim: Kalau Lumpuh Tak Bisa Dinilai dengan Rupiah

Gratis! Ortu Harus Bawa Anak Suntik Polio di Puskesmas, Dokter Piprim: Kalau Lumpuh Tak Bisa Dinilai dengan Rupiah

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:05 WIB

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

News | Senin, 22 Juli 2024 | 13:52 WIB

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus Pemerintah, Ortu Siswa SMA di Jakarta Protes: Bikin Anak Gak Terarah Mau ke Mana

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus Pemerintah, Ortu Siswa SMA di Jakarta Protes: Bikin Anak Gak Terarah Mau ke Mana

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 07:00 WIB

Tahun Ini, Disdik DKI Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Jakarta

Tahun Ini, Disdik DKI Hapus Jurusan IPA-IPS-Bahasa di SMA Jakarta

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 22:35 WIB

Terkini

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB