Gratis! Ortu Harus Bawa Anak Suntik Polio di Puskesmas, Dokter Piprim: Kalau Lumpuh Tak Bisa Dinilai dengan Rupiah

Agung Sandy Lesmana | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2024 | 16:05 WIB
Gratis! Ortu Harus Bawa Anak Suntik Polio di Puskesmas, Dokter Piprim: Kalau Lumpuh Tak Bisa Dinilai dengan Rupiah
Ketua IDAI Dokter Piprim saat memberikan vaksin tetes polio kepaa anak-anak SD. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Orang tua yang masih memiliki anak di bawah 7 tahun dan belum divaksinasi polio diminta untuk turut serta dalam program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahap kedua.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)., menjelaskan bahwa vaksinasi tersebut efektif untuk mencegah anak-anak terkena infeksi polio. 

Dokter Piprim menegaskan kalau vaksin polio tersebut bisa didapatkan secara gratis. Oleh sebab itu, orang tua diminta memanfaatkan program tersebut. 

"Kami mengimbau semua pihak, terutama orang tua, masyarakat, ayolah mari kita tingkatkan kesadaran untuk melindungi anak-anak kita. Mencegah dari penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, dan vaksinnya gratis di puskesmas," kata dokter Piprim ditemui di kantor IDAI, Jakarta, Selasa (23/7/2024). 

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso. [Suara.com/Lilis Varwati]
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso. [Suara.com/Lilis Varwati]

PIN vaksin polio tahap kedua itu dilakukan secara serentak di 27 provinsi, menyikapi adanya kejadian luar biasa (KLB) polio sejak tahun 2022. 

Ada pun 27 provinsi itu di antaranya, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, kecuali di Kabupaten Sleman, Banten, Bali, NTB, NTT.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara

"Sebetulnya PIN ini adalah cerminan bahwa imunisasi kita belum sukses. Kalau sukses kan sebenarnya 2014 kita sudah dinyatakan bebas polio ya, tapi dengan adanya berbagai kasus yang muncul kembali, maka dilakukan PIN ini," imbuh dokter Piprim.

Ilustrasi serba-serbi vaksin polio (Pexels)
Ilustrasi serba-serbi vaksin polio (Pexels)

Dia juga mengingatkan agar vaksinasi polio itu nantinya juga dilanjutkan kembali dengan imunisasi rutin bagi anak untuk mencegah penularan infeksi lainnya.

"Kami sudah melihat bahwa imunisasi ini ketika cakupannya tinggi, penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi itu bisa terkendali dengan baik. Tapi begitu cakupannya menurun, menurunnya enggak usah sampe 0, di bawah 60 persen saja, itu KLB-nya sudah mulai bermunculan kembali," jelas dokter Piprim.

Hal itu yang terjadi pada KLB polio yang ditemukan kembali pada 2022 di Papua. Pada saat itu, cakupan vaksinasi polio anak menurun drastis imbas dari pengetatan aktivitas selama pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, dokter Piprim mengajak seluruh orang tua membawa anak-anaknya menerima vaksin polio secara lengkap. Dia mengingatkan bahwa anak yang terlanjur terkena infeksi polio akan mengalami lumpuh dan tak bisa disembuhkan karena belum ada obatnya.

"Anak kena polio dan lumpuh itu tidak ada harganya, tidak bisa dinilai dengan rupiah. Dan pencegahannya sederhana itu dengan imunisasi," ujar dokter Piprim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Imunisasi Nasional Dimulai, Kemenkes Target 95 Persen Anak Dapat Vaksin Polio

Pekan Imunisasi Nasional Dimulai, Kemenkes Target 95 Persen Anak Dapat Vaksin Polio

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 14:12 WIB

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:30 WIB

Saran Telur Wajib Ada Meski Jatah Makan Bergizi Rp7.500 per Anak, IDAI: Jangan sampai Cuma Cukup Beli Kerupuk

Saran Telur Wajib Ada Meski Jatah Makan Bergizi Rp7.500 per Anak, IDAI: Jangan sampai Cuma Cukup Beli Kerupuk

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:54 WIB

Pekan Imunisasi Nasional Ada Lagi, Ini Jadwal Vaksin Polio Anak yang Wajib Diketahui Ayah dan Bunda

Pekan Imunisasi Nasional Ada Lagi, Ini Jadwal Vaksin Polio Anak yang Wajib Diketahui Ayah dan Bunda

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 11:34 WIB

Terkini

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

News | Senin, 27 April 2026 | 21:46 WIB

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 21:36 WIB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

News | Senin, 27 April 2026 | 21:18 WIB

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 27 April 2026 | 21:12 WIB

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

News | Senin, 27 April 2026 | 21:02 WIB

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

News | Senin, 27 April 2026 | 20:52 WIB

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

News | Senin, 27 April 2026 | 20:36 WIB

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

News | Senin, 27 April 2026 | 20:19 WIB

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

News | Senin, 27 April 2026 | 19:59 WIB