Dianggap Berdampak Buruk, Warga Kampung Baru Tangerang Blokade Jalan Hentikan Operasional Proyek PT Alam Sutera

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 06 Agustus 2024 | 16:12 WIB
Dianggap Berdampak Buruk, Warga Kampung Baru Tangerang Blokade Jalan Hentikan Operasional Proyek PT Alam Sutera
Warga Kampung Baru RT004/007, Desa Sindang Panon, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Kampung Baru Berkah (PKBB) masih melakukan blokade jalan. (ist)

Suara.com - Warga Kampung Baru RT004/007, Desa Sindang Panon, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Kampung Baru Berkah (PKBB) masih melakukan blokade jalan. Mereka juga menghentikan operasional proyek Suvarna Sutera PT Alam Sutera.

Ketua Paguyuban Kampung Batu Berkah (PKBB) Opan mengatakan sudah 3 hari mereka melakukan aksi protes atas pembangunan yang dilaksanakan oleh PT Alam Sutera.

Opan mengatakan aksi tersebut terpaksa dilakukan oleh warga karena ingin bertemu dengan pihak pengembang atau Alam Sutera.

Proyek ini sudah berjalan dua tahun, namun pihak pengembang belum juga mau menemui warga Kampung Baru yang terhimpit akibat pembangunan proyek perumahan Claster Asata dan Basanta.

“Proyek pembangunan perumahan tersebut telah menimbulkan banyak dampak buruk terhadap warga kampung baru,” kata Opan saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (6/8/2024).

Opan mengatakan, beberapa lahan yang rusak akibat proyek pembangunan di antaranya lahan pertanian warga akibat dilintasi alat berat.

Sejumlah rumah warga juga rusak akibat akibat getaran pemasangan tiang pancang, kemudian warga juga terdampak timbunan tanah akibat longsor.

“Rusaknya alat-alat elektronik rumah tangga akibat kosleting tistrik, debu dan suara yang menggangu warga akibat kerja hingga tengah malam adalah dampat yang sudah dirasakan periode awal clater Asta saat pembangun berlangsung,” kata Opan.

Opan melanjutkan, dampak pembangunan perumahan Asta makin dirasakan warga saat pihak proyek pembangunan PT Alam Sutera membuang air dari claster Asta mengarah ke pemukiman warga. Sementara hilir sungai tertutup karena gorong-gorong air yang sangat kecil dipasang oleh Alam Suter untuk jalan penyebrangan kendaraan proyek. Akibatnya, warga merasakan banjir saat hujan mengguyur pemukimann warga.

“Selain itu setelah pembanguan Basanta nyaris semua akses jalan sudah ditutup sehingga warga tidak lagi memiliki akses jalan yang memadai,” ucapnya.

Saat ini warga menuntut pertanggungjawaban atas hal yang dilakukan oleh PT Alam Sutera.

Sementara, salah seorang warga Mulyani alias Elay menuntut agar pihak PT Alam Sutera membangun akses jalan untuk warga. Mereka menilai selama ini akses jalan warga terganggu imbas proyek tersebut.

Warga Kampung Baru Tangerang Protes, Minta PT Alam Sutera Hentikan Pengerjaan Proyek. (Foto: Ist)
Warga Kampung Baru Tangerang Protes, Minta PT Alam Sutera Hentikan Pengerjaan Proyek. (Foto: Ist)

“Warga terganggu dalam kegiatan ekonomi, sosial, anak-anak juga kesulitan berangkat kesekolah terlebih jika hujan datang,” ucapnya.

Senanda dengan Mulyani, warga lainnya Nursolihat juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku sangat kesulitan saat hendak mengantarkan anaknga ke sekolah atau berangkat ke pasar lantaran akses jalan kampung mereka ditutup oleh proyek Alam Sutera.

“Akses jalan kampung baru ditutup oleh proyek Alam Sutera, begitu juga dengan air pembuangan dari proyek Alam Sutera sering mengakibatkan banjir,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Kampung Baru Tangerang Protes, Minta PT Alam Sutera Hentikan Pengerjaan Proyek

Warga Kampung Baru Tangerang Protes, Minta PT Alam Sutera Hentikan Pengerjaan Proyek

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 14:52 WIB

Kemewahan Bernuansa Jawa, Hotel Tentrem Jakarta Resmi Dibuka di Alam Sutera

Kemewahan Bernuansa Jawa, Hotel Tentrem Jakarta Resmi Dibuka di Alam Sutera

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2024 | 17:30 WIB

Program 3 Juta Rumah Pemerintah RI, Ini Pendapat Pakar untuk Segera Beli Properti

Program 3 Juta Rumah Pemerintah RI, Ini Pendapat Pakar untuk Segera Beli Properti

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 07:10 WIB

Boxing County Jajaki Kemitraan dengan Kabupaten Tangerang, Tertarik Bidang Pembangkit Listrik

Boxing County Jajaki Kemitraan dengan Kabupaten Tangerang, Tertarik Bidang Pembangkit Listrik

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2024 | 17:46 WIB

Terkini

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB