Satu WNI Tewas di Bangladesh saat Kerusuhan, KBRI Imbau untuk Waspada

Bella

Rabu, 07 Agustus 2024 | 09:58 WIB
Satu WNI Tewas di Bangladesh saat Kerusuhan, KBRI Imbau untuk Waspada
Ilustrasi - Petugas berusahan memadamkan api di sebuah toko pakaian yang dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal di Dhaka, Bangladesh, Minggu (4/8/2024). [Abu SUFIAN JEWEL / AFP]

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dhaka telah menerima informasi mengenai meninggalnya seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama DU di Jashore, Bangladesh, pada 5 Agustus 2024.

DU dilaporkan meninggal dunia setelah menghirup terlalu banyak asap akibat kebakaran di hotel tempatnya menginap. Insiden tersebut terjadi di tengah kerusuhan yang melanda kawasan tersebut.

DU diketahui baru tiba di Bangladesh pada 1 Agustus 2024 untuk melakukan kunjungan bisnis.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah menghubungi keluarga almarhum di Indonesia untuk menyampaikan ucapan belasungkawa. Kemlu juga berkomitmen untuk memfasilitasi repatriasi jenazah dengan bekerja sama dengan perusahaan tempat almarhum bekerja.

Imbauan Keamanan bagi WNI

Menyusul kejadian ini, Kemlu dan KBRI Dhaka mengeluarkan imbauan kepada para WNI di Bangladesh untuk meningkatkan kewaspadaan.

WNI diharapkan menghindari kerumunan massa dan lokasi demonstrasi serta mengikuti langkah-langkah kontingensi yang diarahkan oleh KBRI Dhaka.

Kemlu juga mengimbau WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Bangladesh untuk menunda rencana tersebut hingga situasi dan kondisi keamanan membaik. Bagi yang sudah berada di Bangladesh, diharapkan untuk selalu waspada dan mengikuti perkembangan situasi setempat.

Dalam kondisi darurat, WNI diharapkan segera melaporkan keadaan mereka kepada otoritas keamanan setempat dan menghubungi hotline KBRI Dhaka untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Situasi di Bangladesh saat ini menunjukkan adanya ketegangan, sehingga diharapkan agar seluruh WNI dapat menjaga diri dan mematuhi semua instruksi keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang setempat serta KBRI Dhaka.

Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan di Bangladesh

Sedikitnya 109 orang dilaporkan tewas dalam demo Bangladesh, ketika ribuan pengunjuk rasa berhasil memaksa PM Sheikh Hasina mundur dari jabatannya dan kabur ke luar negeri pada Senin (5/8/2024).

Menurut perhitungan AFP, total korban tewas dalam kerusuhan Bangladesh menjadi 409 orang. Demo menuntut pengunuran diri PM Bangladesh Sheikh Hasina juga menewaskan banyak orang pada Minggu (4/8/2024), yakni mencapai 94 orang.

Sheikh Hasina sendiri akhirnya mengundurkan diri dan kabur ke India pada Senin, setelah negaranya diguncang protes anti-pemerintah besar-besaran sejak awal bulan lalu. Adapun pengunduran diri Hasina telah dikonfirmasi oleh Panglima Militer Bangladesh, Waker-Uz-Zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demonstran Berhasil Gulingkan Sheikh Hasina, Ada Fakta Menarik dari Sosok Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin

Demonstran Berhasil Gulingkan Sheikh Hasina, Ada Fakta Menarik dari Sosok Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 20:56 WIB

Elon Musk Kembali Sentil PM Keir Starmer: Ini Inggris atau Uni Soviet?

Elon Musk Kembali Sentil PM Keir Starmer: Ini Inggris atau Uni Soviet?

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 05:00 WIB

PM Inggris Kecam Komentar Elon Musk soal 'Perang Saudara Tak Bisa Dihindari'

PM Inggris Kecam Komentar Elon Musk soal 'Perang Saudara Tak Bisa Dihindari'

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 20:05 WIB

Mundur dari PM Bangladesh Karena Demo Berdarah, Sheikh Hasina Ternyata Sempat Kumpulkan Pejabat Pagi Hari

Mundur dari PM Bangladesh Karena Demo Berdarah, Sheikh Hasina Ternyata Sempat Kumpulkan Pejabat Pagi Hari

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 17:10 WIB

Kerusuhan Makin Meluas, Pemerintah Inggris Kerahkan 6.000 Polisi untuk Tangani Kekacauan

Kerusuhan Makin Meluas, Pemerintah Inggris Kerahkan 6.000 Polisi untuk Tangani Kekacauan

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 17:09 WIB

Rekam Jejak Nahid Islam, Sosok Mahasiswa di Balik Jatuhnya Kekuasaan PM Bangladesh

Rekam Jejak Nahid Islam, Sosok Mahasiswa di Balik Jatuhnya Kekuasaan PM Bangladesh

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 15:58 WIB

Muhammad Yunus, Penerima Nobel, Diusulkan Pimpin Bangladesh Pasca Mundurnya Sheikh Hasina

Muhammad Yunus, Penerima Nobel, Diusulkan Pimpin Bangladesh Pasca Mundurnya Sheikh Hasina

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB

Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas

Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas

Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:04 WIB

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan

Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta

Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:32 WIB

Puluhan Motor Terjaring Operasi Parkir Liar di Salemba, Trotoar Kenari Milik Pejalan Kaki Lagi

Puluhan Motor Terjaring Operasi Parkir Liar di Salemba, Trotoar Kenari Milik Pejalan Kaki Lagi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:32 WIB

Silmy Karim Cs Dirikan Perusahaan Towing Diduga untuk 'Derek' Duit Suap Izin Tinggal WNA

Silmy Karim Cs Dirikan Perusahaan Towing Diduga untuk 'Derek' Duit Suap Izin Tinggal WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:26 WIB