Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran

Bella | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:33 WIB
Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran
Warga Iran mengikuti upacara pemakaman mendiang pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran, Kamis (1/8/2024). [AFP]

Suara.com - Kematian Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, di Teheran minggu lalu mengejutkan banyak pihak. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel, banyak yang berasumsi bahwa Israel bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Berikut beberapa fakta menarik tentang bagaimana dan mengapa Haniyeh dibunuh di Teheran:

Israel, melalui Mossad, memegang peranan penting dalam operasi ini. Alat peledak yang membunuh Haniyeh dipasang di bawah tempat tidurnya oleh dua agen Iran yang telah direkrut oleh Mossad. Mereka berasal dari unit keamanan Ansar al-Mahdi, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang seharusnya bertanggung jawab mengamankan gedung dan tamu-tamunya. Para penjaga ini kemudian disuap dan diselundupkan keluar dari Iran setelah pembunuhan.

  • Penempatan Alat Peledak

Kontradiksi dalam laporan yang beredar menunjukkan bahwa alat peledak tidak diletakkan beberapa minggu atau bulan sebelumnya, seperti yang diperkirakan. Sebaliknya, rekaman kamera keamanan mengungkapkan bahwa peledak ditempatkan pada hari kejadian, sekitar sembilan jam sebelum diaktifkan ketika Haniyeh memasuki kamarnya. Ledakan yang dipicu dari jarak jauh terjadi pada pukul 01:37 dini hari waktu setempat.

  • Strategi Operasi

Mossad merancang operasi dengan cermat, memanfaatkan jaringan mata-mata yang tersebar di Teheran dan kolaborator lokal. Informasi intelijen yang dikumpulkan selama 20 tahun tentang program nuklir Iran dan perekrutan anggota IRGC memungkinkan operasi ini berhasil. Haniyeh dibunuh saat kunjungannya ke Teheran untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran.

Para agen Mossad menghadapi tantangan besar dalam memantau wisma tempat Haniyeh menginap, yang berada di atas bukit dan dikelilingi hutan. Untuk mengatasi hal ini, lima agen memanjat pohon-pohon di sekitar gedung untuk mendapatkan pandangan yang jelas. Mereka melaporkan segera setelah Haniyeh tiba dan memantau lampu kamarnya untuk memberi sinyal kepada operator bom.

  • Reaksi Iran dan Konsekuensi Diplomatik

Setelah pembunuhan, otoritas Iran menangkap 28 pejabat militer dan menyita gawai elektronik untuk menyelidiki keterlibatan anggota IRGC. Kemarahan Iran lebih terkait dengan penghinaan dari keterlibatan agen IRGC daripada kematian Haniyeh itu sendiri. Iran mengancam akan menjatuhkan hukuman berat kepada Israel sebagai balasan.

  • Mengapa Tidak di Qatar?

Israel memilih untuk membunuh Haniyeh di Teheran ketimbang di Qatar, meskipun ada banyak kesempatan. Qatar berperan penting sebagai mediator dalam krisis penyanderaan antara Hamas dan Israel. Melakukan pembunuhan di Qatar bisa memperburuk hubungan diplomatik dan merusak perjanjian damai yang sedang dibahas. Dengan memilih Teheran, Israel menghindari komplikasi diplomatik yang mungkin timbul dari aksi di Qatar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:16 WIB

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:41 WIB

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:03 WIB

Penyakit Kulit Menyerang Ribuan Anak-anak di Gaza

Penyakit Kulit Menyerang Ribuan Anak-anak di Gaza

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Tolak Embargo! Kamala Harris Dukung Pengiriman Senjata ke Israel

Tolak Embargo! Kamala Harris Dukung Pengiriman Senjata ke Israel

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 09:14 WIB

Panas! Houthi Berjanji Balas Serangan Israel di Pelabuhan Hodeida

Panas! Houthi Berjanji Balas Serangan Israel di Pelabuhan Hodeida

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 04:30 WIB

Israel Klaim Telah Lenyapkan Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Israel Klaim Telah Lenyapkan Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 20:11 WIB

Terkini

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

Kabar Terbaru Biaya Haji 2026, Presiden Prabowo Akan Beri Pengumuman Penting Sore Ini!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:19 WIB

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

JK Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Buntut soal Tuduhan Danai Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:10 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:54 WIB

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

Keracunan MBG di Jakarta Timur Berangsur Pulih, Mayoritas Pasien Segera Pulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:48 WIB

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB