Bayi 4 Bulan Diberi Minum Bensin, Pelaku Ayah Sendiri yang Sengaja Ingin Habisi Nyawa Anaknya

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 15 Agustus 2024 | 11:41 WIB
Bayi 4 Bulan Diberi Minum Bensin, Pelaku Ayah Sendiri yang Sengaja Ingin Habisi Nyawa Anaknya
Ilustrasi bensin. (Freepik)

Suara.com - Seorang pria berusia 24 tahun di Amerika Serikat telah didakwa dengan percobaan pembunuhan besar-besaran setelah dia mencoba membunuh bayinya yang berusia 4 bulan dengan memberi bensin pada bayi tersebut.

Menurut Newsweek, Edgar James Bridgemon dari Texas mengaku memberikan racun tersebut, dengan niat untuk mengakhiri hidup anak tersebut. Dia ditangkap pada hari Sabtu karena percobaan pembunuhan besar-besaran dan kemudian diproses dan dipenjara. Selain tuduhan percobaan pembunuhan, dia juga dituduh menghindari penangkapan, kata polisi.

Setelah menanggapi panggilan darurat yang menyedihkan, polisi mengetahui bahwa bayi tersebut diduga diberi minuman bensin oleh Bridgemon. Saat petugas menilai situasi, pria berusia 24 tahun itu berusaha melarikan diri dengan berjalan kaki. Namun setelah pengejaran singkat, polisi menangkap Bridgemon dan menahannya, di mana dia kemudian mengakui kejahatannya.

Menurut Newsweek, pria berusia 24 tahun itu mengaku telah memberikan bensin kepada bayi tersebut dengan sengaja untuk mengakhiri hidup anak tersebut.

Ilustrasi bayi yang baru lahir (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi bayi yang baru lahir (Freepik/rawpixel.com)

Sebaliknya, bayi berusia 4 bulan itu segera dilarikan ke Pusat Medis Regional Paris, tempat staf medis memulai perawatan awal. Namun, karena parahnya keracunan, anak tersebut kemudian dipindahkan ke rumah sakit lain di wilayah Dallas-Fort Worth untuk perawatan lebih lanjut.

Bridgemon sekarang menghadapi dakwaan termasuk percobaan pembunuhan besar-besaran, yang diklasifikasikan sebagai kejahatan tingkat pertama di Texas. Jika terbukti bersalah, pemain berusia 24 tahun itu bisa menghadapi hukuman seumur hidup.

Selain itu, Bridgemon juga dituduh menghindari penangkapan, yang semakin memperumit situasi hukumnya. Dia saat ini ditahan di Penjara Daerah Lamar dengan jaminan sebesar $255.000 (Rp3,5 miliar). Kasus ini masih dalam penyelidikan otoritas setempat.

Sementara itu, dalam kejadian lain, baru-baru ini seorang ibu ditangkap karena diduga membuang bayinya yang baru lahir ke dalam kantong sampah dan membuangnya ke tempat sampah.

Everilda Cux-Ajtzalam dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa dia melakukan ini karena dia takut pacarnya akan putus dengannya jika dia tidak melakukannya. Catatan pengadilan yang ditinjau oleh Law&Crime menunjukkan bahwa dia ditahan pada hari Kamis dan didakwa melakukan tindak pidana kejahatan menelantarkan seorang anak tanpa niat untuk kembali.

baca juga

Petugas medis dari Departemen Pemadam Kebakaran Houston membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Anak Texas, di mana pihak berwenang melaporkan bahwa anak tersebut stabil dan dalam kondisi baik. Setelah mendapat perawatan, bayi tersebut ditempatkan di tahanan Layanan Perlindungan Anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Lahir Kuning Gegara Kista Duktus Koledokus? Ini Penjelasan Dokter

Bayi Lahir Kuning Gegara Kista Duktus Koledokus? Ini Penjelasan Dokter

Health | Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:09 WIB

Tips Jitu Cegah Motor Mendadak, Biar Gak Repotin Orang di Jalan

Tips Jitu Cegah Motor Mendadak, Biar Gak Repotin Orang di Jalan

Otomotif | Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:50 WIB

Baby Lily Pakai Barang Rp70 Ribuan Bikin Netizen Tergiur: Masih Wajar Harganya, Besok Gue Beli Dua!

Baby Lily Pakai Barang Rp70 Ribuan Bikin Netizen Tergiur: Masih Wajar Harganya, Besok Gue Beli Dua!

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:27 WIB

Bedong atau Selimut? Dokter Anak Jelaskan Cara Terbaik Menjaga Kehangatan Bayi Baru Lahir

Bedong atau Selimut? Dokter Anak Jelaskan Cara Terbaik Menjaga Kehangatan Bayi Baru Lahir

Health | Selasa, 13 Agustus 2024 | 18:29 WIB

8 Penyebab Mobil Boros Bensin, Termasuk Ukuran Ban?

8 Penyebab Mobil Boros Bensin, Termasuk Ukuran Ban?

Otomotif | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:50 WIB

Cek Fakta: Banyak Anak-anak Kejang Akibat Permen Semprot di Gorontalo, Benarkah?

Cek Fakta: Banyak Anak-anak Kejang Akibat Permen Semprot di Gorontalo, Benarkah?

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 21:02 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×