Turun jadi 21,5 Persen, Indonesia Tekan Angka Stunting 9 persen dalam Lima Tahun

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 04 September 2024 | 20:31 WIB
Turun jadi 21,5 Persen, Indonesia Tekan Angka Stunting 9 persen dalam Lima Tahun
Ilustrasi bayi stunting. (Pixabay)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengungkapkan keberhasilan Indonesia dalam mengurangi angka stunting atau pertumbuhan terhambat pada balita sebesar 9,63 persen dalam periode lima tahun (2018-2023).

Muhadjir menyebut bahwa prevalensi stunting di Indonesia turun dari 30,8 persen pada 2018 menjadi 21,5 persen pada 2023, menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang diadakan di Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada 2018 sebesar 30,8 persen, yang kemudian menurun menjadi 27,7 persen pada 2019. Pengukuran pada 2020 tidak dilakukan karena pandemi COVID-19, namun pada 2021 angka stunting kembali menurun menjadi 24,4 persen, kemudian 22,6 persen pada 2022, dan 21,5 persen pada 2023.

Muhadjir juga menjelaskan bahwa pada 2024, pemerintah akan melakukan sinkronisasi data SKI dengan hasil pengukuran di seluruh posyandu yang tercatat dalam sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), di mana hasil sementara menunjukkan prevalensi sebesar 18,7 persen.

"Menurut data SKI 2023, angka stunting adalah 21,5 persen. Namun, berdasarkan data EPPGBM yang diambil pada Juni, angka ini turun menjadi 18,7 persen, menunjukkan prevalensi stunting di bawah 20 persen," ujarnya.

Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), prevalensi stunting yang ideal adalah 20 persen.

Muhadjir juga menekankan pentingnya evaluasi dan pembaruan data kelompok sasaran pada 2023, yang menyebabkan penurunan program menjadi 21,5 persen. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan data yang lebih akurat tentang balita dan ibu hamil, sehingga intervensi dapat tepat sasaran.

Pemerintah terus berupaya menurunkan stunting secara masif, termasuk pemenuhan kebutuhan alat antropometri di posyandu dan alat ultrasonografi (USG) untuk ibu hamil di puskesmas, serta distribusi makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil di seluruh daerah.

Muhadjir mengapresiasi kerja keras semua pihak, baik dari pemerintah daerah maupun tenaga relawan, dalam upaya maksimal penurunan stunting di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Makan Mentimun Mentah, Dijamin Turun Berat Badan?

Manfaat Makan Mentimun Mentah, Dijamin Turun Berat Badan?

Lifestyle | Rabu, 04 September 2024 | 13:55 WIB

Menko Muhadjir Ngaku Sudah Siapkan Sederet Masalah buat Diobrolkan dengan Paus Fransiskus, Apa Saja?

Menko Muhadjir Ngaku Sudah Siapkan Sederet Masalah buat Diobrolkan dengan Paus Fransiskus, Apa Saja?

News | Senin, 02 September 2024 | 18:58 WIB

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

Menko PMK: Polisi Kantongi Bukti Bullying Di Kasus Dokter PPDS Undip Aulia Risma

News | Senin, 02 September 2024 | 15:07 WIB

Terkini

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

×