Ogah Muluk-muluk Pindahkan Pusat Perkantoran Seperti Usulan RK-Suswono, Ini Solusi Pramono Urai Kemacetan Jakarta

Kamis, 12 September 2024 | 15:15 WIB
Ogah Muluk-muluk Pindahkan Pusat Perkantoran Seperti Usulan RK-Suswono, Ini Solusi Pramono Urai Kemacetan Jakarta
Bakal Calon Gubernur Jakarta Pramono Anung saat ditemui Tim Suara.com di kediamannya di Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bakal calon gubernur Jakarta, Pramono Anung, ogah muluk-muluk untuk memindahkan pusat perkantoran dari pusat Jakarta di Sudirman-Thamrin ke bagian Selatan Jakarta, yakni di TB. Simatupang.

Sebelumnya wacana memindahkan pusat perkantoran Jakarta itu disampaikan bakal calon wakil gubernur Jakarta, Suswono. Pemindahan pusat perkantoran itu diusulkan Suswono sebagai upaya mengurangi kemacetan di Jakarta.

Tetapi menurut Pramono, wacana tersebut membutuhkan upaya luar biasa besar.

"Ya saya nggak mau muluk-muluk untuk memindahkan perkantoran yang begitu besar. Itu juga butuh effort yang luar biasa," kata Pramono dalam wawancara ekslusif bersama Suara.com di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2024).

Menurut Pramono, ada solusi yang lebih konkret untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Pertama adalah memperbaiki konektivitas transportasi umum dan kedua adalah menambah frekuensi transportasi umum pada jam-jam sibuk.

"Jam sibuk pasti baik itu KRL, MRT penuh banget. Tetapi jam siang kosong. Maka pengaturan frekuensi itu juga menjadi penting," kata Pramono.

Di sisi lain ada kendala dari fasilitas dan sarana di transportasi umum. Ia mengaku mengalami sendiri ketika naik MRK, dirinya kesulitan untuk melakukan tap uang elektronik saat hendak keluar atau masuk stasiun.

Kendaraan memadati ruas jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (21/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kendaraan memadati ruas jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (21/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Ngetap saja sampai 5-6 kali. Yang begini begini nggak boleh terjadi. Jadi sekali lagi pertama perbaikam internal infrastrukturnya, kedua frekuensinya, ketiga jalurnya ditambah," kata Pramono.

Menurut Menteri Sekretaris Kabinet ini, ketiga hal tersebut menjadi penting untuk diperbaiki.

Baca Juga: Dirasa Lebih Halus dari Dirinya, Ahok Prediksi Jakarta Jadi Sejuk dengan Pramono Sebagai Gubernur

"Kenapa? Kemacetan ini kan yang paling besar disebabkan oleh mobil dari luar Jakarta ke delam ketika pagi hari dan pulang ketika sore hari itu penyebab utamanya kemacetan terjadi. Kalau kemudian infrastruktur transportasinya bagus, mereka nggak perlu lagi bawa mobil," kata Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI